Breaking News:

Berita Lumajang

Truk Tronton Tabrak Pedagang di Pasar Pisang Lumajang, 1 Tewas 5 Luka Berat

Jasad Jamiun (63) warga Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupateb Lumajang, Jawa Timur  terbujur di ruang pemulasaran jenazah, RS dr Haryoto

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Yoni Iskandar
tony hermawan/Tribunjatim
Truk tronton yang menabrak pedagang Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, kabupaten LUmajang, pada Senin pagi (10/5) 

Reporter : Tony Hermawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG -Kecelakaan maut terjadi di pasar Pisang di Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, kabupaten Lumajang, jawa Timur,  pada Senin pagi (10/5).

Sebuah truk tronton menabrak para pedagang di Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, pada Senin pagi (10/5).

dari kejadian tersebut , lima orang luka parah dan seorang pedagang tewas.

Jasad Jamiun (63) warga Desa Meninjo, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur  terbujur di ruang pemulasaran jenazah, Rumah Sakit Umum dr Haryoto, Lumajang, Senin (10/5/2021).

Jamiun yang sehari-hari sebagai pedagang kelapa ini tewas setelah ia bersama 5 rekannya ditabrak sebuah truk tronton di Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, pada Senin pagi (10/5).

Sementara ini lima pedagang lainnya sekarang masih menjalani perawatan intensif di Ruang UGD. Kelima orang itu yakni Sula (44) warga Desa Wates Wetan, Saiful Anam (29) warga Desa Wonoayu, Imam Basori (42) warga Desa Papringan, Risang Malam Wakil (53) warga Desa Ranu Pakis, dan Sulaiman (51) warga Gondang Wetan, Pasuruan.

Sanam, saksi mata mengatakan, kejadian nahas itu bermula saat para pedagang ini tengah menjajahkan buah kelapa di badan Jalan Pasar Gedang Lumajang.

Tiba-tiba saja, truk tandom yang dikemudikan Kebiyanto (52) warga Pasuruan ini melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo kehilangan kendali.

Hingga akhirnya, kendaraan itu menabrak lapak para pedagang.

Baca juga: Bikin Warga Berkerumun, 32 Orang Pecinta Sound System di Lumajang Diperiksa Polisi

“Dari utara saya pas jalan ke arah selatan saya lihat truk itu belok ke kiri. Orang-orang yang lihat sebelum nabrak teriak-teriak takbir. Terus langsung nabrak 6 orang di depannya meninggal 1 orang di tempat tapi yang lain luka parah semua," terangnya kepada TribunJatim.com.

Sementara itu, hasil olah TKP kecelakaan ini diduga karena rem truk tandom box mengalami blong. Hingga akhirnya, sang sopir kesulitan mengendalikan kendaraannya.

"Dari keterangan saksi-saksi sebelum nabrak truk ini kecepatannya sempat diperlambat namun saat direm mengalami nyeplos atau gangguan hingga remnya blong” jelas Aipda Suprastyanto anggota Santlantas Polres Lumajang.

Kini, kasus kecelakaan ini ditangani oleh Satlantas Polres Lumajang. Sang sopir pun dibawa ke Mako Polres Lumajang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Berita tentang Kecelakaan di Lumajang

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved