Breaking News:

Adhi Setyo, Pelaku UMKM Kuliner Surabaya yang Menginisiasi Gotong Royong Bangkit dari Pandemi

Adhi Setyo Priyoso, pelaku UMKM kuliner di Surabaya yang menginisiasi gotong royong bangkit dari pandemi Covid-19 (virus Corona).

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Adhi Setyo Priyoso, pelaku UMKM asal Surabaya, yang menginisiasi kegiatan Jumat Berkah untuk membantu sesama yang membutuhkan sekaligus membantu UMKM kuliner, untuk menggerakkan roda bisnisnya, 2021. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Adhi Setyo Priyoso, pemilik usaha kuliner Nasi Uduk Betawi di Surabaya adalah salah satu inisiator dan penggerak dari kegiatan "Jumat Berkah" yang telah berlangsung sejak akhir tahun 2020 lalu.

Hingga saat ini, kegiatan sudah diselenggarakan selama 20 kali dan masih diadakan secara rutin hingga kini.

Jumat Berkah sendiri merupakan inisiatif yang dilaksanakan oleh para pelaku UMKM kuliner, anggota Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) Surabaya untuk membagikan makanan gratis kepada warga Kota Surabaya yang membutuhkan.

Inisiatif ini merupakan satu dari berbagai kegiatan yang diimplementasikan oleh ribuan pelaku UMKM kuliner yang tergabung di KOMPAG yang berfokus menjadi wadah edukasi, berbagi pengalaman, serta tips dan trik dari sesama pelaku usaha dan ahli bidang kuliner. 

“Selain sebagai bentuk kepedulian untuk sesama, semangat gotong royong untuk tingkatkan pendapatan para pelaku usaha kuliner di Surabaya adalah motivasi terbesar kami mengadakan kegiatan Jumat Berkah," ujar Adhi, Senin (10/5/2021).

Modal awal untuk kegiatan ini dikumpulkan secara sukarela, kemudian secara bergiliran, memilih rumah makan sesama anggota yang akan menyiapkan menu andalannya untuk dibagikan ke warga Surabaya.

"Sejauh ini pengorganisiran berbasis solidaritas ini sangat efektif, dan kami yakin ini adalah satu cara untuk kita sama-sama bangkit dari tantangan pandemi Covid-19,” tambahnya.

Menurut pria kelahiran tahun 1982 ini, menjalankan bisnis kuliner, terlebih di masa pandemi Covid-19 memang penuh tantangan.

Bisnis nasi uduknya sendiri sempat mengalami penurunan transaksi, hingga akhirnya ia memilih untuk fokus mengembangkan hanya 1 outlet Rumah Makan Nasi Uduk Betawi di daerah Wiyung, Surabaya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved