Breaking News:

Berita Trenggalek

Kembali Terima Vaksin Covid-19 800 Dosis, Pemkab Trenggalek Kebut Vaksinasi Tahap Dua

Kembali menerima vaksin Covid-19 berjumlah 800 dosis, Pemkab Trenggalek kebut proses vaksinasi tahap dua.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Tenaga kesehatan di Trenggalek memindahkan vaksin Covid-19 Sinovac dari botol ke suntikan sebelum memberikannya ke kelompok sasaran, 2021. 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menerima kiriman vaksin Covid-19 (virus Corona).

Sebanyak 80 vial atau sekitar 800 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah sampai di Kabupaten Trenggalek, Senin (10/5/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Saeroni mengatakan, kedatangan vaksin ini membuat pihaknya bisa kembali mengebut proses vaksinasi tahap kedua.

Secara keseluruhan, vaksinasi tahap kedua direncanakan menjangkau sekitar 31 ribu orang. Namun hingga kini, jumlah warga yang telah tervaksin baru sekitar 8 ribu orang.

“Vaksin yang datang kali ini tentu masih belum mencukupi. Tapi pelaksanaannya akan kami kebut untuk mempercepat kekebalan komunal,” kata Saeroni, Senin (10/5/2021).

Jumlah vaksin yang diterima saat ini akan dipakai untuk memvaksin 400 orang. Hal itu mengingat, perlu dua kali dosis suntikan pada satu orang.

Berdasarkan catatan Dinkes PPKB Kabupaten Trenggalek, kiriman vaksin saat ini cenderung sedikit dibanding kiriman-kiriman sebelumnya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Satu Pekerja Migran Asal Trenggalek Positif Virus Corona, Dipindahkan ke Asrama Covid Pemda

Sebagai contoh pada Februari 2021, Trenggalek menerima kiriman 2.200 vial atau setara 22.000 dosis vaksin jenis yang sama.

Pada kiriman vaksin berikutinya yang berlangsung pada April, jumlah vaksin yang dikirim juga menyusut menjadi 870 vial atau setara 8.700 dosis.

Seluruh vaksin yang dikirim sebelum hari ini telah habis disuntikkan kepada para sasaran. Sementara vaksin yang baru datang akan dipakai untuk mengimunisasi beberapa kelompok sasaran prioritas, yakni guru dan tenaga kependidikan.

“Guru dan tenaga kependidikan ini memang menjadi salah satu prioritas kami agar pembelajaran tatap muka bisa segera dimulai secara menyeluruh dan maksimal,” sambungnya.

Berita tentang Trenggalek

Berita tentang Jawa Timur

Info larangan mudik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved