Breaking News:

Berita Kabupaten Pasuruan

Sambut Libur Lebaran 2021, AW Ajak Influencer Promosikan Potensi Wisata di Pasuruan

Sambut libur Lebaran 2021, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan AW ajak influencer promosikan potensi wisata di Pasuruan.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi saat bertemu influencer se-Pasuruan Raya, Senin (10/5/2021) malam. 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi menemui sejumlah influencer Pasuruan Raya di Kedai Rempah Mandar Slamet, Pandaan, Pasuruan, Senin (10/5/2021) malam.

Andri Wahyudi mengatakan, ini adalah silaturahmi rutin yang digelar bersama influencer.

Dia menjelaskan, setiap beberapa bulan sekali, ia rutin diskusi dengan mereka.

"Prinsipnya, saya ingin berterima kasih kepada teman-teman influencer yang terus mempromosikan potensi-potensi di Kabupaten Pasuruan selama ini. Tetap militan, tanpa ada pamrih, dan tetap solid," kata pria yang akrab disapa AW itu.

AW mengakui, dirinya mewakili pemerintah daerah ingin menghargai bentuk perjuangan mereka yang ikhlas dan tetap konsisten memperkenalkan potensi Kabupaten Pasuruan di dunia media sosial.

"Mereka yang saya temui ini mayoritas memiliki followers puluhan ribu. Setiap mereka repost atau posting foto, banyak yang menyukainya karena postingan ini mencakup jangkauan yang sangat luas," sambung AW.

Baca juga: Penghujung Ramadan, Kwartir Ranting Pramuka Purwodadi Pasuruan Gelar Bakti Sosial Bagikan Sembako

Peran influencer dalam mempromosikan potensi Kabupaten Pasuruan ini sangat penting. Mereka bisa mencakup segala kalangan dalam memperkenalkan potensi, baik kuliner, tempat wisata, dan lain sebagainya.

Ke depan, politisi PDI Perjuangan ini mengajak influencer untuk mengenalkan hotel-hotel dan tempat wisata yang ada di Kabupaten Pasuruan. Ini kaitannya dengan kebijakan pemerintah yang mengeluarkan larangan mudik, dan tetap di Pasuruan saja.

"Wisata lokal tetap buka meskipun harus menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ini harus diangkat, agar okupansi hotel naik, ekonomi bergerak, dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya," pungkasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved