Breaking News:

Berita Jember

Pemkab Jember Larang Takbir Keliling, Minta Polisi Jangan Segan Tilang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melarang digelarnya takbir keliling di Kabupaten Jember. Bahkan Bupati Jember Hendy Siswanto meminta petugas...

surya/sriwahyunik
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melarang digelarnya takbir keliling 

Reporter: Sri Wahyunik I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melarang digelarnya takbir keliling di Kabupaten Jember.

Bahkan Bupati Jember Hendy Siswanto meminta khusus kepada pihak kepolisian supaya tidak segan melakukan tilang bagi mereka yang memakai kendaraan untuk bertakbir keliling.

"Pak polisi, jangan segan menilang mereka yang tetap takbir keliling. Kami tegas melarang pelaksanaan takbir keliling. Takbir tetap boleh, dilakukan di masjid atau musala, dan tetap memakai protokol kesehatan. Jangan berkerumun," ujar Hendy, Selasa (11/5/2021).

Larangan takbir keliling itu sudah disosialisasikan kepada sejumlah pihak, antara lain melalui takmir masjid, juga organisasi keagamaan dan kemasyarakatan di Jember.

Pemerintah melarang takbir keliling karena rentan terjadinya kerumunan warga. Tidak adanya jarak fisik warga, menjadi salah satu potensi cara tertularnya Covid-19.

Pemerintah, seperti Pemprov Jatim melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Timur telah mengatur tentang pelaksanaan takbir tersebut. SE itu melarang pelaksanaan takbir keliling, namun takbir di masjid dan musala dibolehkan.

"Takbir di masjid atau musala boleh dilakukan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat," tegas Hendy.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved