Breaking News:

Berita Kota Malang

Silaturahmi dengan Keluarga, Warga Binaan Lapas Kelas I Malang Manfaatkan Video Call dan Zoom

Silaturahmi dengan keluarga di hari Lebaran, warga binaan Lapas Kelas I Malang dapat memanfaatkan aplikasi video call dan zoom.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/ Rifky Edgar
Sigit Sudarmono, Kepala Bidang Pembinaan Lapas Lowokwaru Malang 

Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, Lapas Kelas I Malang tidak memperbolehkan adanya kunjungan dan tatap muka secara langsung kepada warga binaan.

Hal tersebut dilakukan, guna mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 (virus Corona).

Kepala Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Sigit Sudarmono mengatakan, sementara ini yang diperbolehkan hanyalah pengiriman barang kepada warga binaan secara drive thru.

"Kami masih pakai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), sehingga kunjungan tatap muka langsung tidak boleh. Jadi, kami hanya menerima kiriman barang saja secara drive thru," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (13/5/2021).

Namun meski begitu, pihak Lapas Kelas I Malang telah memberikan kelonggaran kepada warga binaan. Dengan memberikan fasilitas Zoom dan video call.

"Sehingga bagi warga binaan yang ingin silaturahmi dengan keluarga ataupun teman, dapat memanfaatkan fasilitas tersebut," tambahnya.

Baca juga: Momen Lebaran 2021, PMK Kota Malang Imbau Masyarakat Berhati-hati Saat Tinggalkan Rumah

Dirinya menjelaskan, pemberian fasilitas silaturahmi secara online itu telah dimulai sejak Rabu (12/5/2021) hingga Selasa (25/5/2021) mendatang.

"Tentu (fasilitas) dari kantor, kami buka mulai tanggal 12 Mei sampai tanggal 25 Mei. Dan ada dua aplikasi, yaitu Zoom dan video call," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, untuk mekanisme pendaftaran menggunakan aplikasi Zoom sangatlah mudah. Warga binaan hanya perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

"Jadi mereka (warga binaan) daftar dulu ke admin. Nanti akan kami kasih link Zoom. Setelah itu pakai gelombang pertama, kedua, dan ketiga. Untuk satu gelombang itu, sebanyak 50 orang," pungkasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Info larangan mudik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved