Breaking News:

Berita Madura

5 Mobil Rombongan Pemudik Mau Masuk ke Pamekasan Disuruh Putar Balik, Antisipasi Risiko Covid-19

Giat penyekatan malam. Lima rombongan mobil pemudik disetop masuk ke Bumi Gerbang Salam, diminta putar balik oleh personel Polres Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/KUSWANTO FERDIAN
Mobil rombongan pemudik yang hendak masuk ke Pamekasan diputarbalikkan oleh personel Polres Pamekasan di Jalan Raya Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (15/5/2021) pukul 00.00 WIB. 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Lima rombongan mobil pemudik diminta putar balik oleh personel Polres Pamekasan, Madura di Pos Penyekatan arus mudik di Jalan Raya Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (15/5/2021) pukul 00.00 WIB.

Lima rombongan yang itu hendak mudik ke Kabupaten Pamekasan.

Namun, personel Polres Pamekasan langsung memberhentikan dan tidak membolehkan rombongan itu masuk ke Bumi Gerbang Salam.

Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah PS mengatakan, lima rombongan pemudik itu diputarbalikkan karena masih diberlakukannya larangan mudik.

Kata dia, khusus di Pamekasan, titik penyekatan pemudik dilakukan di perbatasan antara Kabupaten Sampang dan Pamekasan, tepatnya di Jalan Raya Ambat.

Baca juga: KBS Jadi Hiburan Warga Tak Bisa Mudik Lebaran 2021 di Sekitar Kota Surabaya, Murah Buat Usir Bosan

"Giat penyekatan malam ini dilakukan serentak se-Jawa Timur. Di Pamekasan mulai pukul 00.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan TNI-POLRI, Dinas Perhubungan, Satpol-PP dan unsur pengamanan lainnya," kata AKP Nining Dyah kepada TribunJatim.com.

Menurut dia, giat penyekatan malam ini satu persatu kendaran yang berplat nomor luar Pamekasan dilakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan, serta data diri seperti KTP, surat rapid test dan tujuannya juga diperiksa.

Kata dia hasil penyekatan malam ini, 5 rombongan mobil pemudik diputarbalikkan dengan berplat nomor DK, N, B, P dan W.

Ia mengingatkan ke masyarakat agar menyadari risiko mudik yang rawan menularkan virus Corona ( Covid-19 ) ke keluarga di kampung halaman. 

Baca juga: Banyuwangi Gelar Barong Ider Bumi, Tradisi Leluhur Tiap 2 Syawal, Tabur Harap Covid-19 Berakhir

"Risiko penularan itu juga bisa berlaku sebaliknya, pemudik menjadi pembawa virus dari kampung halaman daerah asal," peringatnya.

Pihaknya memastikan, akan terus melakukan penyekatan arus mudik hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Penyekatan ini dilakukan untuk mengantisipasi warga yang berangkat mudik sejak Hari Raya Idul Fitri sedari 13 Mei 2021 hingga tiga hari setelahnya.

Berita tentang Madura

Berita tentang mudik Lebaran 2021

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved