Breaking News:

Berita Kediri

Kronologi Camat Minta THR Rp 15 Juta ke Desa Se-Kecamatan Purwoasri, Peringatan Bupati Diabaikan

Kronologi Camat Purwoasri minta Tunjangan Hari Raya ke Desa se Kecamatan Purwoasri. Abaikan peringatan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Hefty Suud

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Camat Purwoasri tarik pungutan liar ke Desa se Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri untuk Tunjangan Hari Raya (THR).

Menanggapi kasus itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan sudah memberikan peringatan.

Hal itu dipaparkannya saat menggelar konferensi pers di Pendapa Panjalu Djayati pada Sabtu (15/5/2021).

"Setelah saya dengar pada tanggal 4 Mei 2021, setelah buka puasa. Lalu saya telfon camat yang bersangkutan untuk menghentikan penarikan THR. Jika sudah terlanjur menarik, maka saya minta untuk dikembalikan," ujar Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri tersebut Sabtu (15/5/2021).

Akan tetapi perintah itu tak dihiraukan oleh Camat Purwoasri inisial M.

Baca juga: Camat Purwoasri Minta Jatah THR Rp 15 Juta, Tak Berkutik Saat Diciduk Bupati Kediri Mas Dhito

Camat tersebut justru terus melakukan penarikan uang ke desa-desa di Kecamatan Purwoasri.

"Kemudian besoknya saya temukan ada pengumpulan sejumlah uang total 15 juta rupiah," imbuhnya.

Saat ini pihak yang bersangkutan, Camat Purwoasri inisial M sudah diberikan sanksi berupa pemindahan dan penurunan jabatan setingkat lebih rendah.

Mas Dhito juga  mengimbau untuk seluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Kediri untuk tidak melakukan pungutan liar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved