Breaking News:

Berita Surabaya

Selain Plat L dan W, Pengendara yang Masuk Kota Surabaya Bakal di Swab, Boleh Jalan Asal Bukan Mudik

Petugas kepolisian tengah berupaya ketat melakukan penjagaan di titik perbatasan kota Surabaya pada H+3 Lebaran.

TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra saat meninjau jalannya swab test antigen di pos check point penyekatan Bundaran Waru Surabaya, Minggu (16/5/2021). 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jelang hari keempat setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 H, petugas kepolisian tengah berupaya ketat melakukan penjagaan di titik perbatasan kota Surabaya dengan kota penyangga seperti Sidoarjo dan Gresik.

Guna antisipasi pemudik yang nekat masuk ke Surabaya jelang jadwal masuk kerja, polisi memperketat penjagaan di seluruh titik penyekatan sebagai pintu masuk kota Surabaya.

Salah satunya adalah yang berada di Jalan A Yani depan Mall Cito (Bundaran Waru).

Disana, petugas menyortir kendaraan dari luar kota selain plat nopol L dan W juga melakukan swab test antigen kepada pengendara yang akan masuk.

"Ini kita lakukan secara random. Bagi kendaraan yang diluar plat nopol L dan W akan kami swab antigen di pos check point Surabaya. Disana sudah ada petugas medis yang berjaga untuk melakukan tes swab tersebut," kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra saat meninjau pos check point penyekatan di depan Mall Cito Surabaya, Minggu (16/5/2021).

Teddy juga menyampaikan jika pengendara selain plat nopol L dan W tersebut juga diperiksa dokumen administratifnya saat masuk ke pos check point di titik penyekatan.

"Kami tentu periksa identitasnya. Apakah asal Surabaya. Kemudian jika warga luar kota kami mintai keterangan keperluannya. Kalau bekerja diharap menunjukkan surat keterangan kerjanya. Baru boleh lanjut perjalanan. Setelah swab ya. Kalau tidak ada dokumen sesuai syarat yang ditentukan ya kami putar balikkan," imbuhnya.

Sejauh ini, dari hasil swab test antigen belum ditemukan kasus pengendara yang reaktif Covid 19.

Jika kemudian ditemukan, polisi akan bekerjasama dengan satgas Covid 19 kota Surabaya untuk memberikan tindak lanjut.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved