Breaking News:

Berita Kota Batu

Hari Pertama Masuk Kerja Seusai Libur Lebaran, 69 ASN Pemkot Batu Tak Hadir, Dapat Hukuman Disiplin

69 ASN Pemkot Batu tak hadir pada hari pertama masuk kerja seusai libur Lebaran 2021, akan dapat hukuman disiplin.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/PROKOPIM BATU
ASN Pemkot Batu melaksanakan apel di halaman depan Balai Kota Among Tani pada hari pertama masuk setelah libur Lebaran 2021, Senin (17/5/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Puluhan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Batu absen pada hari pertama kerja seusai libur Lebaran, Senin (17/5/2021).

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batu mencatat ada 69 ASN tak hadir tanpa keterangan.

Kepala BKPSDM Kota Batu, Siswanto mengatakan, Pemkot Batu akan mengambil sikap tegas terhadap ASN yang tidak masuk. Pemkot Batu akan memberlakukan hukuman disiplin (Hukdis).

Dikatakan Siswanto, ASN Pemkot Batu kembali aktif bekerja per 17 Mei 2021. Tidak ada alasan, kecuali alasan yang sangat mendesak, bagi ASN tidak masuk.

Di sisi lain, BKPSDM juga akan melihat hasil laporan berbagi lokasi terkini (sharelock) yang dilakukan ASN selama libur.

"Kami masih menunggu laporan dari pimpinan OPD terkati lokasi terkini. Kami terus pantau situasinya. Terkait Hukdis kalau sudah ada akumulasi baru kami tentukan apakah kena hukuman ringan, sedang, atau berat,” jelasnya, Senin (17/5/2021).

Kategori ringan, ASN bakal mendapat teguran lisan bila tak masuk tanpa alasan selama lima hari. Teguran tertulis yang tidak masuk selama 6-10 hari, serta pernyataan tidak puas secara tertulis bagi yang tak masuk 11 hingga 15 hari kerja.

Baca juga: Warga Surabaya Belum Boleh Berwisata ke Kota Batu, Gubernur Khofifah: Harus Sesuai Zona Wilayah

"Nah bila tak masuk selama 16-20 hari kerja mereka terancam mendapat penundaan kenaikan gaji berkala (KGB),” imbuhnya.

Selain itu kategori sedang bila tak masuk sah selama 25 hari, mendapat penundaan kenaikan pangkat. Jika tak masuk selama 30 hari ASN mengalami penurunan pangkat setingkat lebih rendah.

"Yang masuk kategori berat yaitu bila sampai 35 hari tidak masuk kerja sah bisa mendapat penurunan pangkat selama 3 tahun. Tak hanya itu kalau 40 hari ASN juga bisa dipindah dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah," tegas Siswanto.

Andai saja ASN itu masih bandel dan tak masuk kerja sampai 45 hari dia bakal mendapat pembebasan jabatan. Jika 46 hari lebih ASN bakal diberhentikan dengan tidak hormat. Hukdis itu sesuai Pasal 9 Angka 11 Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN.

Berita tentang Kota Batu

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved