Breaking News:

Berita Kabupaten Pasuruan

Pangkas Alur Birokrasi, Layanan Kios e-PAKLADI Sudah Diterapkan di 143 Desa di Kabupaten Pasuruan

Untuk memangkas alur birokrasi, layanan Kios e-PAKLADI kini sudah diterapkan di 143 desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Layanan Kios e-PAKLADI (Pelayanan Kependudukan Langsung Jadi) di Kabupaten Pasuruan, 2021. 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Layanan Kios e-PAKLADI (Pelayanan Kependudukan Langsung Jadi) di Kabupaten Pasuruan terus dioptimalkan.

Hingga Senin (17/5/2021), layanan ini sudah diterapkan di 143 desa di Kabupaten Pasuruan.

“Kita ingin memangkas alur birokrasi, sekaligus memudahkan masyarakat yang paling jauh. Mereka sudah tak perlu lagi ke Raci untuk mengurus dokumen kependudukan. Tapi cukup di Kios e-PAKLADI” kata Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Senin (17/5/2021).

Dijelaskan Irsyad Yusuf, seluruh dokumen kependudukan bisa langsung diakses dan terlayani di Kios e-PAKLADI.

“Mulai dari KTP-el, kartu keluarga, kartu identitas anak, dan dokumen kependudukan lainnya. Silakan bisa langsung menuju Kios e-PAKLADI yang saya jamin layanannya cepat dan maksimal,” jelasnya.

Dalam hal layanan, Irsyad menegaskan kepengurusan dokumen kependudukan sama sekali tak dikenakan biaya alias gratis. 

Untuk itu, warga pun diimbau untuk mengurus dokumen kependudukan sendiri. Dalam artian tidak diwakilkan atau bahkan melalui calo.

“Datang diurus sendiri. Semuanya gratis. Tidak ada yang namanya berbayar,” ujarnya.

Baca juga: Atasi Banjir, BBWS Brantas dan Pemkab Pasuruan Rencanakan Bangun Sudetan Kali Bangiltak

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko menambahkan, 143 Kios e-PAKLADI yang kini sudah beroperasi, tersebar di 21 kecamatan, minus Kecamatan Puspo, Pasrepan dan Bangil yang belum memiliki.

“Yang jelas, kita targetkan seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Pasuruan punya layanan Kios e-PAKLADI. Sangat dimudahkan dengan harapan tidak ada masalah penerbitan dokumen kependudukan di lain waktu,” tutupnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved