Breaking News:

Berita Madura

Sebut Rakyat Jelata, Tingkah Seleb TikTok Novita Sari Jadi Sorotan Guru: Lebih Fokus ke Endorse

Seleb Tiktok dengan nama akun Novitasr_02 atau Novita Sari yang saat ini tengah menggegerkan netizen di Kabupaten Sampang, Madura.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tangkap layar video klarifikasi yang diunggah oleh Novita Sari di akun pribadinya, Sabtu (15/5/2021), seusai viral lantaran mengatakan  'banyak rakyat jelata' saat merekam video berada di wisata Pantai Camplong. 

Reporter: Hanggara Pratama I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Seleb Tiktok dengan nama akun Novitasr_02 atau Novita Sari yang saat ini tengah menggegerkan netizen di Kabupaten Sampang, Madura.

Pasalnya pemilik akun tersebut viral atas postingan berisikan ujaran 'banyak rakyat jelata' terhadap pengunjung wisata Pantai Camplong.

Ternyata seleb TikTok tersebut merupakan salah satu siswi dari SMK Negeri 1 Tambelangan, Sampang.

Sehingga, akibat dari perbuatannya pemilik akun TikTok dengan 4,5 M pengikut dari 355 video itu mendapat perhatian khusus dari pihak sokolah.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Tambelangan, Suherman Hidayat mengatakan, bahwa Novita Sari saat ini duduk di kelas II jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL).

Ia mengaku, sudah mengetahui video yang dibuat oleh salah satu murid di lembaga kerjanya itu dan hingga saat ini sudah berkoordinasi dengan para guru yang lain, terutama wali kelasnya.

Hal itu dilakukan untuk menasehati Novita Sari agar tidak terlalu berlebihan untuk menggunakan Media Sosial (Medsos).

"Memang bahasa itu bisa jadi boomerang, padahal kalau saya lihat, bahasa rakyat jelata itu artinya kan rakyat biasa bukan bangsawan, konotatif masyarakat Sudah kadung negatif," ujarnya kepada TribunJatim.com, Sabtu (15/5/2021).

Ia menambahkan, jika Novita Sari memang selama ini tidak terlalu fokus terhadap pelajaran di sekolah.

Melainkan lebih fokus ke bagian dari aktivitas promosi iklan yang memanfaatkan pihak lain untuk mendukung dan juga memasarkan suatu produk barang atau jasa (endorse).

"Begitupun saat ini Novita Sari banyak fansnya (follower)," ucapnya.

Lebih lanjut, agar tidak terjadi hal yang sama terhadap siswa lain pihaknya akan lebih intens memberikan bimbingan moral agar para siswa lebih bijak untuk bermedia sosial.

"Memang ada beberapa anak sekolah kita tergelincir, ini diluar pantauan kami, sekarang kan ke sekolah memanag jarang, paling dalam satu hari terjadwal, sehingga pembelajaran moral lebih penting," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved