Breaking News:

Berita Kota Batu

DLH Kota Batu Deteksi Dua Titik Penyebab Pencemaran Kali Kebo, Agro Kusuma Wisata Bantah IPAL Rusak

DLH Kota Batu mendeteksi dua titik penyebab pencemaran Kali Kebo, Agro Kusuma Wisata bantah IPAL di tempatnya mengalami kerusakan.

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kawasan Kali Kebo Kota Batu tercemar kotoran ternak, ikan-ikan mati akibat pencemaran tersebut, Selasa (4/5/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu membuka informasi sumber pencemaran aliran Kali Kebo di Kampung Damai, Kelurahan Ngaglik, Kota Batu.

Dijelaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan, sumber pencemaran berasal dari dua titik, yakni dari ternak sapi warga Desa Pesanggrahan dan perusahaan Agro Kusuma Wisata, sebuah produsen minuman kemasan sari buah.

Aris mengatakan, pencemaran dari perusahaan Agro Kusuma Wisata terjadi karena adanya kebocoran saluran instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di tempat itu.

Tim Pengawasan Lingkungan DLH Kota Batu telah diterjunkan ke lokasi untuk memberikan pendampingan kepada Agro Kusuma Wisata.

"Sudah dilakukan pembenahan dan telah ada progres,” kata Aris, Selasa (18/5/2021).

Selain itu, terkait pencemaran yang berasal dari limbah kotoran ternak, DLH Kota Batu akan berkoordinasi dengan dua pemangku wilayah, yakni Kelurahan Ngaglik dan Pemdes Pesanggrahan. Serta juga akan mengundang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Lantaran dampak dari pencemaran di Kali Kebo mengakibatkan ikan yang dibudidayakan warga banyak yang mati.

"Termasuk juga menguji baku mutu air sungai,” katanya.

Baca juga: Warga Surabaya Belum Boleh Berwisata ke Kota Batu, Gubernur Khofifah: Harus Sesuai Zona Wilayah

Pimpinan Divisi Industri Agro Kusuma Wisata, Supriyanto saat dikonfirmasi menampik jika IPAL di tempatnya mengalami kerusakan. Ia juga menegaskan kalau limbah yang dihasilkan diolah terlebih dahulu hingga mutunya sesuai standar untuk dikeluarkan ke aliran sungai.

“Bahkan ada ikan yang kami lepaskan untuk memastikan airnya bagus,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved