Breaking News:

Israel Serang Palestina

Terjawab Alasan Israel dan Palestina Sulit Damai, Ketegangan Terus 'Memanas', Dosen Bahas 3 Faktor

Memanasnya suhu konflik Israel-Palestina ini ternyata dipicu berbagai faktor dan alasan. Apa saja faktornya?

Editor: Arie Noer Rachmawati
AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
Muslim Palestina ketika melakukan Salat Idul Fitri di luar bangunan yang hancur terkena serangan udara Israel di kawasan Beit Lahia, Gaza pada 13 Mei 2021. 

1. Klaim agama dan sejarah

Mutiah menuturkan, sejumlah pendapat mengatakan bahwa bangsa Yahudi berhak atas tanah Palestina karena mereka pernah tinggal di sana.

"Kemudian diusir di zaman Romawi dan tersebar di Eropa, Amerika, dan sebagian Asia. Mereka sudah ribuan tahun terusir," kata Mutiah saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/5/2021).

Pada 1897, bangsa Yahudi ingin kembali ke wilayah Palestina.

Alasannya, tanah itu telah dijanjikan oleh Tuhan mereka.

Klaim agama itu kemudian didukung Inggris melalui Deklarasi Balfour pada 1917 dengan mengizinkan wilayah Palestina menjadi national home bagi bangsa Yahudi.

Baca juga: Buntut Panjang Aksi Bella Hadid Ikut Bela Palestina, Israel Kecam Tak Tahu Malu, Sang Model: Teguh

"Jadi kalau ada orang bilang konflik ini tidak ada kaitannya dengan agama, saya tidak setuju. Karena orang Yahudi klaimnya atas dasar agama bahwa Palestina itu wilayah yang dijanjikan untuk mereka," jelas dia.

Ia menjelaskan, penduduk asli Palestina dulunya adalah bangsa Falistin yang berasal dari wilayah dekat Yunani dan telah mendiami wilayah itu selama ribuan tahun.

Ketika Islam disebarkan ke wilayah itu, kemudian terjadi proses arabisasi dan islamisasi, sehingga dinamakan Arab Palestina.

"Jadi selama ribuan tahun bangsa Falistin ini mendiami wilayah Palestina. Namanya saja Palestina, dulunya Kan'an, kemudian berubah menjadi wilayah Palestina," ujar dia.

Baca juga: Terjawab Alasan Negara Arab Kini Diam saat Palestina Digempur Israel, Takut? Dosen Singgung Peran AS

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved