Breaking News:

Israel Serang Palestina

Terjawab Alasan Israel dan Palestina Sulit Damai, Ketegangan Terus 'Memanas', Dosen Bahas 3 Faktor

Memanasnya suhu konflik Israel-Palestina ini ternyata dipicu berbagai faktor dan alasan. Apa saja faktornya?

Editor: Arie Noer Rachmawati
AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
Muslim Palestina ketika melakukan Salat Idul Fitri di luar bangunan yang hancur terkena serangan udara Israel di kawasan Beit Lahia, Gaza pada 13 Mei 2021. 

2. Hukum internasional yang dilanggar

Menurut dia, sampai saat ini Israel belum diakui sebagai negara oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pasalnya, Israel tak mau menaati Resolusi PBB 242 dan 338 yang mengharuskan mereka keluar dari wilayah pendudukan di Gaza, West Bank, dan dataran tinggi Golan.

"Jadi Israel ini tidak mentaati tentang negara di masa modern, tapi didukung amerika yg menawarkan konsep-konsep politik modern, seperti kedaulatan dan perbatasan," kata dia.

Akan tetapi, dukungan negara superpower seperti Amerika Serikat membuat mereka merasa aman, meski terus mencaplok wilayah Palestina.

Sebab, semua konflik di dunia ini tergantung pada political will dari negara superpower.

Baca juga: Siapakah Sebenarnya Hamas? Kelompok Palestina yang Serang Israel, Pernah Depak Rival Kendalikan Gaza

Jika negara itu membiarkan, maka konflik akan terus berjalan.

"Tidak ada ketaatan-ketaatan pada kesepakatan hukum dan hubungan internasional. Itu dilanggar semua. Jadi bagaimana mau menyelesaikannya?" tutur dia.

"Oke dengan perundingan. Perundingan juga ditengahi AS, syarat penengah itu kan harus netral, tapi dia pro Israel," sambungnya.

Selain itu, salah satu syarat perdamaian adalah jaminan keamanan dari dua pihak, sementara Israel tidak pernah menjamin keamanan Palestina.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved