Breaking News:

Berita Kota Malang

Disdikbud Akan Fasilitasi Tempat Mengajar Mantan Guru TK di Malang yang Terjerat Pinjaman Online

Disdikbud Kota Malang akan memfasilitasi tempat mengajar baru bagi mantan guru TK yang terlilit utang puluhan juta rupiah.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
surya/rifky
OJK Malang Akan Fasilitasi Mantan Guru TK yang Terlilit Hutang Pinjaman Online 

Reporter: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Nasib mujur dialami oleh mantan guru TK di Kota Malang berinisial S alias Mawar (bukan nama sebenarnya) yang sebelumnya terlilit utang puluhan juta rupiah dari pinjaman online (pinjol).

Seusai utangnya bakal dilunasi oleh Pemerintah Kota Malang, perempuan yang tinggal di daerah Sukun Kota Malang itu juga akan difasilitasi sekolah baru untuk tempat dia mengajar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang (Disdikbud).

Pada November 2020 lalu, Mawar telah dikeluarkan dari sekolah TK tempat dia mengajar selama 13 tahun setelah dia menceritakan masalah utangnya tersebut.

Padahal, alasan Mawar menceritakan masalahnya tersebut agar pihak sekolah tempat dia mengajar mengabaikan, apabila diteror oleh debt colector.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana pun menjamin, nantinya Mawar akan ditempatkan di salah satu sekolah TK di Kota Malang.

"Kami akan menjamin agar dia nanti bisa mengajar lagi. Tentu saja kami harus survei dulu. Nanti akan kami tampung ke yayasan atau lembaga TK swasta," ucapnya, Kamis (20/5/2021).

Suwarjana meminta kepada Mawar, agar permasalahan yang kini sedang dihadapinya bisa segera diselesaikan. 

Baca juga: Terkuak Motif Sadis Pria Sayat Ibu Hamil di Malang Hingga Tewas di Hari Raya Idul Fitri

Seperti pelunasan utangnya kepada pinjaman online yang nantinya akan dibantu oleh Pemerintah Kota Malang.

Informasi terbaru, Baznas Kota Malang telah membantu Mawar untuk mendata dan menginventarisir utang-utangnya agar segera dilunasi.

Setelah dihitung, utang Mawar mencapai Rp 39 juta dengan bunganya. Sementara utang pokoknya mencapai Rp 29 Juta.

"Intinya biar dia tenteram dulu dan tenang dulu. Baru setelah itu dia akan kami undang. Yang jelas kami sudah monitor dan mendatangi rumahnya, dan berkoordinasi dengan sekolah lamanya," tandasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved