Breaking News:

Berita Pemprov

Dubes India Temui Gubernur Khofifah Tawarkan Beasiswa Program S1 Sampai S3

Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti bertandang ke Gedung Negara Grahadi, Kamis (20/5/2021).

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/ima_zahra21
Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti bertandang ke Gedung Negara Grahadi 

Reporter: Fatimatuz Zahroh I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Duta Besar India untuk Indonesia Manoj Kumar Bharti bertandang ke Gedung Negara Grahadi, Kamis (20/5/2021).

Ditemui langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, kedatangan dubes tersebut menawarkan banyak beasiswa untuk warga Jatim. 

Pasalnya setiap tahunnya ada 500 kursi beasiswa khusus untuk warga Indonesia dari pemerintah India dari berbagai bidang. Yang sayangnya, sering kuota tersebut tidak terpenuhi dan kosong. 

Untuk itu, secara khusus ia menyampaikan ke Gubernur Khofifah agar program ini lebih tersosialisasikan dan dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan warga Jatim dan Indonesia pada umumnya.

"Ada banyak yang kami diskusikan dengan Ibu Gubernur hari ini. Kami membicarakan mulai soal IT, kerjasama bisnis, training, hingga scholarship. Kami memiliki banyak beasiswa di berbagai bidang termasuk IT, maka semoga ini menjadi kesempatan yang baik untuk menyampaikan program tersebut," kata Dubes Manoj Kumar Bharti.

Program fellowship dan scholarship yang ditawarkan India mulai program sarjana, magister, hingga doktor. Siswa yang berminat bisa memilih bidang dan mengikuti seleksi. Bagi yang lolos seleksi mereka akan dibiayai pendidikannya oleh Pemerintah India. 

"Sebanyak 500 kursi tersedia untuk warga Indoneisa. Maka melalui media juga ini kami sampaikan, agar semakin banyak yang terinformasi dan memanfaatkan kesempatan ini," tegasnya. 

Dalam pertemuan tersebut juga turut dibicarakan terkait potensi invetasi. Pasalnya, di Jatim ada 218 proyek strategis nasional yang bisa dimanfaatkan investor India yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Jawa Timur. 

Pertemuan ini nantinya akan dilanjutkan dengan presentasi lewat tim kecil terkait proyek-proyek strategis nasional yang memungkinkan untuk diambil oleh India. 

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan bahwa PSN tersebut sengaja disampaikan ke Dubes India untuk Indonesia karena dalam kunjungannya ke Jatim kali ini adalah termasuk mengunjungi pelaku-pelaku industri asal di India yang ada di Jatim. 

Lebih lanjut terkait tawarkan beasiswa yang disampaikan oleh Dubes India untuk Indonesia, Gubernur Khofifah mengaku menyambut baik tawaran tersebut. Tawaran ini cukup strategis khususnya untuk diambil pada ASN. 

"Terutama untuk ASN, baik dari pemprov Jatim maupun kabupaten kota. Bidangnya macam-macam. Syaratnya ada pengalaman selama 5 tahun, dan bisa bahasa Inggris, nanti biayanya akan dicover oleh Pemerintah India. Saat ini belum semua terisi," tegasnya. Pihaknya akan detail mengkoordinasikan terkait hal ini. Sehingga potensi yang bisa diambil bisa dimaksimalkan. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved