Breaking News:

Berita Kota Mojokerto

Wisuda SMA Negeri 1 Wringinanom Dibubarkan Polisi, Siswa Gigit Jari, Terlanjur Bayar Rp 419 Ribu

Siswa gigit jari sudah bayar Rp 419.000, acara wisuda SMA Negeri 1 Wringinanom dibubarkan Polres Mojokerto Kota. Tak kantongi izin Satgas Covid-19.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Wisuda SMA Negeri 1 Wringianom di  Hall Convention lantai III Hotel Ayola, Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB dibubarkan Polres Mojokerto Kota. 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Wisuda peserta didik kelas XII angkatan XXII tahun 2021 SMA Negeri 1 Wringinanom dibubarkan Polres Mojokerto Kota.

Padahal, acara wisuda yang digelar Hall Convention lantai III Hotel Ayola, Mojokerto ini, setiap siswa dikabarkan membayar biaya sebesar Rp 419.000.

Biaya itu hanya wisuda saja, belum termasuk foto dan album sebesar Rp 200 ribu.

Sayangnya, wisuda yang diikuti 350 peserta didik ini berakhir kurang mengenakkan.

Acara dibubarkan, sebab wisuda tersebut tidak memiliki izin dari Satgas Covid-19 setempat.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi turun tangan, mendatangi lokasi dan membubarkan wisuda tersebut.

Baca juga: Detik-detik 2 Kegiatan Wisuda SMA di Mojokerto Dibubarkan Polisi, Puluhan Orang Sampai Diperiksa

Di dalam ruangan itu, diduga ada 600 orang, terdiri dari peserta didik, wali murid, panitia wisuda hingga kepala sekolah.

Mereka terpaksa gigit jari, polisi mengamankan sejumlah barang sebagai barang bukti pemeriksaan proses penyelidikan dan memasang garis polisi di pintu masuk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved