Breaking News:

Berita Nganjuk

Hasil Seleksi Administrasi Calon Direksi Dan Dewas BUMD Pemkab Nganjuk Jadi Perhatian DPRD

Proses rekrutmen calon Direksi dan calon Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha Kabupaten Nganjuk menjadi perhatian serius DPRD Ng

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
BUMD Aneka Usaha milik Pemkab Nganjuk yang membuka rekrutmen calon Direksi dan calon Dewan Pengawas yang prosesnya jadi perhatian DPRD Nganjuk. 

Penulis : Achmad Amru Muiz | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Proses rekrutmen calon Direksi dan calon Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha Kabupaten Nganjuk menjadi perhatian serius DPRD Nganjuk.

Ini setelah dalam pengumuman hasil seleksi administrasi calon direksi BUMD Aneka Usaha yang dinyatakan lolos ada dua nama dengan alamat yang sama.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Nganjuk, Suprapto mengatakan, hasil seleksi administrasi calon direksi dan calon pengawas BUMD Aneka Usaha telah menimbulkan keresahan masyarakat. Hal itu disebabkan adanya kekhawatiran adanya dugaan permainan ataupun adanya kesalahan dalam seleksi administrasi.

"Ini yang harus segera ada penjelasan dari Pemkab Nganjuk dalam hal ini Sekda Kabupaten Nganjuk selaku Ketua Panitia Seleksi. Jangan sampai persoalan tersebut berkepanjangan hingga menimbulkan kecurigaan yang semakin menguat dan meluas," kata Suprapto yang juga Anggota Komisi 1 DPRD Nganjuk, Minggu (23/5/2021).

Dijelaskan Suprapto, DPRD memang belum memperhatikan secara detail tentang proses rekrutmen calon direksi dan pengawas BUMD Aneka Usaha Kabupaten Nganjuk. Karena proses rekrutmen tersebut menjadi kewenangan penuh Pemkab Nganjuk. Meski demikian, seharusnya dalam proses rekrutmen Direksi dan Pengawas BUMD tersebut harus dilakukan dengan benar dan transparan sesuai dengan aturan yang ada dan telah ditetapkan.

Baca juga: Perwakilan Warga Desa di Nganjuk Adukan Dugaan Pemotongan BST Covid-19 Ke Kejari

"Makanya, ketika ada persoalan diduga ada kesalahan hasil seleksi administrasi yakni diumumkan dua nama berbeda namun alamatnya sama telah menimbulkan kecurigaan berbagai pihak," ucap Suprapto.

Oleh karena itu, dikatakan Suprapto, pihaknya bersama anggota DPRD lain akan mencoba menyikapi persoalan tersebut dengan meminta penjelasan kepada Pemkab Nganjuk. Terutama bagaimana hal itu bisa terjadi.

"Mungkin besok ketika ada waktu bertemu dengan Bapak Sekda Kabupaten Nganjuk kami akan mencoba meminta penjelasan terkait persoalan tersebut sehingga hal itu tidak meluas dan menimbulkan persoalan serius, terus terang kami masih trauma dengan OTT yang baru saja terjadi di Kabupaten Nganjuk terkait jual beli jabatan," tandas Suprapto kepada TribunJatim.com.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk yang juga selaku Ketua Panitia Seleksi calon Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Aneka Usaha, M Yasin, belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.

Seperti diketahui, berdasarkan keputusan Panitia seleksi calon direksi dan dewan pengawas Perumda Aneka Usaha nomor: 188/315/K/411.020/2021/ tanggal 20 Mei 2021 tentang penetapan peserta calon direksi dan dewan pengawas Perumda Aneka Usaha Kabupaten Nganjuk yang lolos seleksi administrasi. Dimana untuk calon Dewan Pengawas ada enam nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Demikian pula dengan calon Direksi juga ada enam nama yang dinyatakan lolos seleksi.

Akan tetapi, untuk calon direksi ada dua nama yang disebutkan alamatnya sama yakni di jalan Megantoro nomor 51 Nganjuk. Hal itu telah menimbulkan pertanyaan dan kecurigaan banyak pihak di Kabupaten Nganjuk atas proses rekrutmen Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Aneka Usaha.

Berita tentang DPRD Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved