Breaking News:

Berita Kediri

Fasilitas Isolasi Bagi Pekerja Migran di Kelurahan Burengan Kediri Standar Hotel

Kota Kediri telah mempersiapkan ruangan isolasi bagi pekerja migran Indonesia yang kembali ke tanah air. Malahan fasilitas yang disediakan setara

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Januar Adi Sagita
Fasilitas Isolasi Bagi Pekerja Migran di Kelurahan Burengan Kediri Standar Hotel
TribunJatim.com/ Didik Mashudi
Fasilitas ruang isolasi di Kediri

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kota Kediri telah mempersiapkan ruangan isolasi bagi pekerja migran Indonesia yang kembali ke tanah air. Malahan fasilitas yang disediakan setara dengan yang ada di hotel.

Seperti ruangan isolasi yang disiapkan di Kelurahan Burengan, Kota Kediri  dilengkapi dengan berbagai keperluan yang dibutuhkan. 

Ruangan isolasi itu dilakukan untuk mengantisipasi persebaran varian baru Covid-19 masuk ke Indonesia melalui pekerja migran.

Lurah Burengan Adi Sutrisno menjelaskan, Posko PPKM Mikro Kelurahan Burengan telah menyediakan beberapa fasilitas yang diperlukan bagi pekerja migran yang menjalani isolasi.

Di antaranya, mulai dari bed kasus busa tempat tidur, tv, kipas angin, genset, mushola, dapur umum hingga wifi untuk berkomunikasi. 

Dijelaskan Adi Sutrisno, sejumlah pekerja migran warga Kelurahan Burengan yang telah menjalani isolasi di Posko PPKM Mikro Kantor Kelurahan Burengan. 

Baca juga: Mobilio Putih Berhenti di Flyover Buduran, Ternyata Pengemudinya Meninggal Dunia

“Setelah melakukan isolasi di Posko PPKM, pekerja migran yang sudah dipulangkan ke keluarganya juga masih akan dipantau oleh petugas,” jelas Adi Sutrisno, Senin (24/5/2021).

Masyarakat di Kelurahan Burengan juga tidak merasa khawatir dengan kepulangan para pekerja migran di daerahnya. 

“Masyarakat sudah diberikan edukasi melalui RT, RW, kader PKK dan kader posyandu. Yang terpenting selalu terapkan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dan mengurangi mobilitas,” jelasnya.

Pekerja migran yang pulang kampung ini sebelumnya telah menjalani isolasi di Asrama Haji, Sukolilo Surabaya. Petugas BPBD Kota Kediri kemudian menjemput untuk menjalani isolasi lagi di Posko PPKM Mikro Kelurahan Burengan.

Seperti yang dilakukan terhadap Sudarmi pekerja migran warga Kelurahan Burengan yang pulang dari Hongkong.
“Sebelum sampai di Kota Kediri, Sudarmi telah melakukan 2 kali swab, yaitu di Hongkong dan Asrama Haji.

Alhamdulillah hasilnya negatif, dan pagi tadi juga sudah melakukan swab PCR ke  di Puskesmas Pesantren 2,” terangnya.

Ada 2 orang pekerja migran asal Kelurahan Burengan yang telah menjalani isolasi di Posko PPKM Mikro. “PMI yang datang pertama sudah dipulangkan ke keluarganya. Setelah sebelumnya juga dilakukan Swab PCR ke 2 dan hasilnya negatif. Saat ini, PMI tersebut menjalankan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari,” jelasnya.(didik mashudi)

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved