Breaking News:

Berita Trenggalek

Hendak Jual 25 Kg Serbuk Bahan Peledak di Trenggalek, Dua Warga Jombang Dibekuk Polisi

Hendak jual 25 kilogram serbuk bahan peledak di Trenggalek, dua warga Jombang dibekuk polisi, terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Polisi memusnahkan barang bukti puluhan kilogram bahan peledak di Mapolres Trenggalek, Senin (24/5/2021). 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Dua warga Kabupaten Jombang ditangkap saat akan menjual serbuk bahan peledak di Kabupaten Trenggalek saat Ramadan 2021 lalu.

Bahan peledak itu rencananya akan dijual kepada salah seorang warga asal Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, kedua tersangka itu adalah Yusron Mubasar (26) dan Abdul Salam (25). Keduanya warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang.

Penjualan bahan peledak secara ilegal itu bermula dari Facebook.

Awalnya, seorang warga Trenggalek mengungah tulisan soal kebutuhan bahan peledak untuk membuat petasan di salah satu grup Facebook.

Yusron yang melihat postingan itu kemudian menawarkan bahan peledak.

Setelah intens berkomunikasi, kedua pihak sepakat untuk bertransaksi jual beli untuk 25 kilogram bahan peledak.

Yusron kemudian mengajak Abdul Salam untuk mencari bahan peledak. Mereka akhirnya menemukan penjual bahan peledak ke seorang lain lewat perantara.

“Setelah itu pada malam hari di bulan Ramadan, kedua tersangka mengambil bahan peledak sekaligus sumbu petasan ke rumah perantara,” kata Doni, saat jumpa pers, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Ratusan Pengguna Jalan Lakukan Rapid Test Antigen Saat Penyekatan di Perbatasan Trenggalek

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved