Berita Surabaya

Vaksinasi Covid-19 di Surabaya Sentuh Sejuta Dosis, Pemkot Jemput Bola Lewat Door to Door

Vaksinasi Covid-19 (virus Corona) di Surabaya sentuh sejuta dosis, pemkot melakukan jemput bola lewat door to door.

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE
Petugas Puskesmas di Surabaya berkeliling ke rumah-rumah untuk memberikan vaksin Covid-19 kepada lansia, 2021. 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya konsisten memasifkan program vaksinasi Covid-19 massal kepada masyarakat. Hingga akhir pekan lalu, telah mencapai 999.967 dosis. 

Rinciannya, sebanyak 620.254 dosis diberikan untuk penyuntikan dosis pertama. Sisanya, diberikan untuk dosis kedua. Lansia paling banyak menerima dosis (375.059 dosis), disusul tenaga medis (88.528 dosis), dan pelayan publik (88.255 dosis). 

Sekalipun cukup masif, pemkot tak berpuas diri.

Pemkot Surabaya terus menggeber dengan melaksanakan vaksin dengan jemput bola lewat door to door. 

Untuk vaksinasi, petugas kesehatan berkeliling ke rumah warga. Ini untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, sejak bulan Ramadan, seluruh petugas Puskesmas di Surabaya menerapkan sistem door to door atau jemput bola ke rumah warga. Sistem ini sengaja diterapkan untuk membantu para lansia. 

Selama ini, banyak lansia yang tidak bisa datang ke Puskesmas atau titik lokasi vaksinasi massal yang telah ditentukan.

"Tujuannya untuk memvaksinasi para lansia yang tidak bisa datang ke Puskesmas ataupun ke lokasi-lokasi yang kita lakukan vaksinasi massal," kata Febria, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Khofifah Tingkatkan Utilitas & Perluas Pelabuhan Mayangan Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Perikanan

"Bisa jadi karena mereka tidak ada yang antar, atau tidak bisa jalan. Jadi kita jemput, kita datang langsung, vaksin di tempat," katanya. 

Tak hanya lansia, vaksinasi dengan door to door juga menjangkau pedagang kaki lima (PKL) hingga penjual di warung-warung. Sebab, para pedagang ini juga termasuk dalam kategori petugas pelayan publik

"Termasuk bukan hanya lansia, tetapi yang jualan juga, itu kan termasuk pelayan publik. Nah, itu kita datangi semua," jelas dia.

Perempuan yang akrab disapa Feny ini menyatakan, program vaksinasi door to door dilakukan setiap hari oleh semua Puskesmas di Surabaya.

Dalam satu hari, setiap Puskesmas menargetkan 300 sasaran yang terdiri dari lansia dan pelayan publik

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved