Breaking News:

Berita Banyuwangi

PMI Terapkan Rumah Aman Gempa Berbasis Masyarakat di Banyuwangi

Palang Merah Indonesia (PMI) terapkan rumah aman gempa (retrofitting) berbasis masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Program Retrofitting berbasis

Penulis: Haorrahman
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Haorrahman
PMI terapkan rumah aman gempa di Banyuwangi 

Reporter: Haorrahman | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Palang Merah Indonesia (PMI) terapkan rumah aman gempa (retrofitting) berbasis masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Program Retrofitting berbasis masyarakat ini dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Banyuwangi dan PMI Pusat, dengan dukungan Palang Merah Amerika (Amcross) dan USAID.

Sebanyak empat rumah yang tersebar di Kelurahan Mojopanggung dan Kelurahan Tamanbaru diresmikan menjadi rumah aman gempa. Empat rumah tersebut direnovasi dengan cara memperkuat bangunan sebagai rumah tahan gempa.

“Rumah ini di retrofitting karena memang kondisi awalnya tidak kuat,” kata Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI, Arifin Muhammad Hadi,  di salah satu rumah yang telah diretrofitting di Jalan Kendang Kempul, Kelurahan Mojopanggung, Banyuwangi, Rabu (26/5)

Retrofitting adalah perkuatan bagian-bagian rumah agar jauh lebih tahan dari goncangan gempa. Ada sejumlah bagian rumah yang harus diperiksa kondisinya untuk kemudian dilakukan perkuatan. Mulai dari dinding, tiang beton, ukuran pintu, atap, hingga teras. 

“Menguatkan kerangka, dinding, itu semua dikaji sesuai dengan kondisi rumah masing-masing.,” jelasnya.

Arifin mengungkapkan dipilihnya Kabupaten Banyuwangi menjadi lokasi percontohan rumah aman gempa karena letak Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini merupakan daerah rawan gempa bumi. Apalagi terdapat zona megathrust yang memiliki potensi bencana gempa bumi dan tsunami di selatan Pulau Jawa.

“Dua daerah telah menjadi lokasi pemodelan penguatan rumah aman gempa, satu di Jawa Barat yakni Sukabumi, dan Jawa Timur di Banyuwangi,” ucapnya.

Arifin berharap ke depan Pemkab Banyuwangi menindaklanjuti dengan mengadakan sosialisasi dan workshop kepada masyarakat.

“Sosialisasi kepada masyarakat harus digalakan termasuk tukang-tukang itu harus dilatih agar retrofitting bisa dilakukan,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved