Breaking News:

Berita Bondowoso

Ini Rahasia Pemkab Bojonegoro Atasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg di Bondowoso akhirnya terselesaikan setelah dibentuknya tim satuan tugag (satgas).

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
ilustrasi gas elpiji 3 kg 

Reporter: Danendra Kusuma I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg di Bondowoso akhirnya terselesaikan setelah dibentuknya tim satuan tugag (satgas).

Diketahui masalah kelangkaan gas elpiji 3 kg di Bondowoso sempat terjadi saat bulan Ramadan lalu.

Ketersediaan gas melon tersebut saat ini sudah terbilang mencukupi kebutuhan masyarakat.

"Tim satgas bergerak cepat dengan mengirim surat kepada Pertamina terkait pemberlakuan zonasi pendistribusian. Sekarang sudah posisi aman, stoknya tercukupi," kata Kabag Perekonomian Pemkab Bondowoso, Aris Wasiyanto, Jumat (28/5).

Ia menjelaskan, tim satgas juga meminta para agen untuk memasang spanduk Harga Eceran Tertinggi (HET) agar masyarakat mengetahui harga sebenarnya.

Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa mengontrol harga gas melon.

"Jadi ada manfaatnya dengan gerakan yang dilakukan satgas," paparnya.

Aris menyebut, di tingkat pangkalan, mereka juga wajib melayani masyarakat sesuai HET.

Selain itu, tidak melayani masyarakat melakukan pembelian gas melon secara berlebihan hingga menyebabkan kelangkaan.

"Sekarang sudah kembali normal. Kalau kemarin tampaknya ada panic buying selama Ramadan untuk membuat kue dan lain sebagainya," urainya.

Terkait komitmen Pemkab Bondowoso untuk meniadakan pengecer gas bersubsidi, lanjut Aris, pihaknya mengaku sulit memberikan sanksi.

Pasalnya, status pengecer tidak diatur dalam tata niaga laiknya agen dan pangkalan.

"Kami batasi saja. Pangkalan membatasi penjualan kepada pengecer, jangan sampai berlebihan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved