Breaking News:

Berita Banyuwangi

Teman Netra di Banyuwangi Mendapat Dokumen Kependudukan dengan Huruf Braille, Ini Syaratnya

Teman netra di Banyuwangi mendapatkan dokumen kependudukan dengan huruf braille, ini syarat dan cara mendapatkannya!

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani memberikan dokumen dengan huruf braille kepada teman netra di Banyuwangi, Jumat (28/5/2021). 

Reporter: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Para teman netra di Banyuwangi kini bisa mengakses layanan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran dengan huruf braille

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani menjelaskan, layanan ini dilakukan sejak awal tahun 2021.

Tujuannya, agar para teman netra bisa membaca identitasnya sendiri dengan mudah. Misalnya saat ditanya nomor induk kependudukan (NIK) maupun identitas detail lainnya.

“Kita ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk para teman netra. Semoga ini membantu teman netra, membuat teman netra bisa semakin mudah mengaktualisasikan diri dan berkiprah di ruang publik,” kata Ipuk, Jumat (28/5/2021).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Banyuwangi, Juang Pribadi, menambahkan, untuk mengakses layanan ini syaratnya cukup mudah.

Bagi teman netra yang sudah memiliki KTP, KK, dan akta kelahiran, cukup membawa dokumennya ke kantor Dispendukcapil, Mal Pelayanan Publik, atau layanan on the spot di kantor-kantor desa selama Bupati Banyuwangi berkantor di desa. Nanti akan langsung dibuatkan salinan dokumennya dengan huruf braille

"Bagi yang belum punya KTP dan dokumen lainnya, ya tentu mengajukan pembuatan KTP, KK dan akta kelahiran baru. Nanti secara otomatis akan dibuatkan dua, yakni yang biasa dan braille," kata Juang. 

Baca juga: Ngopi Jaran Goyang di Desa Kemiren Kental Tradisi Suku Osing Banyuwangi, Sekali Seduh Jadi Saudara

Juang mengatakan, pihaknya akan membangun komunikasi dengan berbagai komunitas yang fokus terhadap penyandang disabilitas untuk ikut mensosialisasikan program ini. 

"Kita minta komunitas untuk membantu. Misalnya ada disabilitas, khususnya teman netra, yang belum melakukan perekaman identitas diri, bisa segera menghubungi kami atau bisa melalui desa. Nanti akan kita bantu cek datanya," cetusnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved