Breaking News:

Berita Trenggalek

Tersangka Pembunuhan Kakek Kandung di Trenggalek Mengidap Gangguan Jiwa, Bagaimana Proses Hukumnya?

Satreskrim Polres Trenggalek memastikan, Sucipto (35), tersangka kasus pembunuhan kakek dan penganiayaan dua orang tua angkatnya, mengidap gangguan

TribunJatim.com/ Aflahul Abidin
Polisi ungkap kasus pembunuhan di Trenggalek 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Satreskrim Polres Trenggalek memastikan, Sucipto (35), tersangka kasus pembunuhan kakek dan penganiayaan dua orang tua angkatnya, mengidap gangguan jiwa.

Kepastian itu berdasarkan hasil tes kejiwaan di Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Lawang, Kabupaten Malang.
Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hermawan mengatakan, hasil tes kejiwaan Sucipto menyakatan bahwa ia mengidap skizofrenia.

Hasil tes kejiwaan itu, lanjut Tatar, keluar setelah berkas penyidikan kasusnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek.

“Sehingga proses hukumnya belum dihentikan karena masih proses di kejaksaan,” kata Tatar, saat dikonfirmasi, Jumat (28/5/2021).

Untuk itu, polisi masih akan berkoordinasi dengan Kejari Trenggalek untuk kelanjutan kasus tersebut.

Apabila kemudian jaksa mengembalikan berkas perkara untuk dilengkap (P-19), tak menutup kemungkinan proses kasus itu akan meneribitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Tapi ini belum tahu, lihat jaksanya dulu nanti,” sambung Tatar.

Baca juga: Jelang Ulang Tahun Surabaya, PSI Dorong Percepatan Pembentukan BLU

Apabila demikian, polisi akan berkoordinasi dengan dinas sosial setempat untuk tindaklanjut Sucipto.

Masalahnya, warga sekitar tempat tinggalnya di Desa Dongko, Kecamatan Dongko, menyatakan menolak pria itu kembali ke lingkungannya pascapembunuhan.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved