Breaking News:

Berita Surabaya

Bantu Akses Pendaftaran Sekolah Online, GMBU Dirikan Posko PPDB

organisasi Garda Muda Bibit Unggul (GMBU),membantu para calon siswa SMA dan SMK Negeri di Kelurahan Kalibutuh Surabaya melihat jumlah pagu

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Febrianto Ramadani
Salah satu wali murid sedang mendaftarkan anaknya di posko ppdb yang didirikan oleh gmbu, Kelurahan Kalibutuh, Kota Surabaya, Sabtu (29/5/2021). 

Reporter : Febrianto Ramadani | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Banyaknya orang tua dan wali murid yang kesulitan mengakses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online, membuat sejumlah pemuda di Surabaya mendirikan posko PPDB.

Mereka yang tergabung dalam organisasi Garda Muda Bibit Unggul (GMBU), membantu para calon siswa SMA dan SMK Negeri di Kelurahan Kalibutuh Surabaya melihat jumlah pagu yang tersedia.

Sebagian diantaranya ada yang mensosialisasikan cara pendaftaran melalui jalur zonasi.

Ketua GMBU, Bagas Abiyu, mengatakan, posko tersebut didirikan sejak 2018. Meski sempat mengalami kekosongan pada tahun 2020, akibat pandemi Virus Corona, posko kembali dibuka lagi pada tahun 2021.

"Tahun lalu hanya buka satu posko di Krembangan Bakti. Tahun ini kami membuka 3 posko. Di Kalibutuh, Wonocolo, dan Karangpoh," ungkap Bagas, Sabtu (29/5/2021).

Baca juga: PPDB Surabaya 2021, Dewan Sebut Pemkot Surabaya Bakal Belikan Seragam Siswa MBR 

Menurut Bagas, tak sedikit orang tua atau wali murid yang mengaku kesulitan mengakses PPDB secara daring. Mereka tidak tahu terkait pendaftaran. Perkembangan teknologi semakin cepat, diperparah dengan orang tua yang gaptek.

"Berangkat dari hal itu, kami kemudian membantu masyarakat untuk mendaftarkan anak anaknya ke SMP, SMK, SMA Negeri," ungkapnya.

"Ada 2 printer, lalu 6 sampai 7 laptop. Kami juga memasang informasi pagu yang disediakan masing masing sekolah. Di Website PPDB ada pagu, langsung tinggal lihat di website nya, nanti kami menginformasikan kepada orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya," imbuh Bagas.

Dari informasi itu, lanjut Bagas, orang tua jadi tahu estimasi jarak sekolah dengan rumahnya. GMBU juga memberikan penjelasan terkait pilihan sekolah negeri yang sesuai antara jarak rumah dan nilai, dengan sekolah negeri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved