Breaking News:

Berita Jember

Diduga Ada Korupsi Proyek Revitalisasi Pasar Tradisional di Jember

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember sedang menangani kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Balung Kulon, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember,

SURYA/SRI WAHYUNIK
Pasar Manggisan Tanggul yang masih proses revitalisasi belum selesai 

Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember sedang menangani kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Balung Kulon, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dugaan korupsi revitalisasi pasar tradisional milik Pemkab Jember ini menjadi kasus kedua yang ditangani oleh aparat penegak hukum, setelah sebelumnya proyek revitalisasi Pasar Manggisan, Kecamatan Tanggul ditangani Kejaksaan Negeri Jember.

Bahkan dalam dugaan tindak pidana korupsi di proyek revitalisasi Pasar Balung Kulon polisi sudah mengantongi kerugian negara sampai Rp 1,8 miliar. Jumlah kerugian negara itu berdasarkan penaksiran dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.

Dari informasi yang dihimpun Surya, polisi sudah menangani dugaan penyelewengan revitalisasi pasar itu enam bulan terakhir. Selama enam bulan ini, polisi melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pengecekan Pasar Balung Kulon, juga penggeledahan.

Saksi yang diperiksa sudah mencapai 34 orang, juga empat orang ahli. Saksi yang dimintai keterangan antara lain berasal dari unsur PNS Pemkab Jember, dan kontraktor.

Pada akhir Maret lalu, tim Unit Tipikor Satreskrim POlres Jember bersama tim dari BPKP mengecek bangunan fisik Pasar Balung Kulon hasil revitalisasi. Revitalisasi pasar itu memakai dana APBD Kabupaten Jember tahun 2019, dan dikerjakan di tahun tersebut.

Baca juga: Tinjau Proses Revitalisasi Pasar Tanjung, Bupati Jember Faida Minta Maaf ke Pedagang

Kemudian polisi menggeledah Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Pemkab Jember. Polisi menggeledah kantor tersebut karena unit tersebut yang melakukan tender proyek revitalisasi pasar itu.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal POlres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, dari hasil penggeledahn tersebut, polisi menemukan sejumlah dokumen.

"Dari hasil penggeledahan didapatkan dokumen terkait penawaran lelang milik perusahaan pemenang lelang. Setelah didalami pemenang lelang dalam mengajukan persyaratan diduga memalsukan dokumen," ujar Yogi kepada TribunJatim.com, Jumat (28/5/2021).

Dalam penyidikan lebih lanjut, tim penyidik menemukan beberapa pekerjaan yang diduga fiktif.

Yogi menambahkan, tim Unit Tipikor POlres Jember terus memperkuat alat bukti sebelum menetapkan tersangka.

Pasar Balung Kulon Kecamatan Balung termasuk pasar yang masuk dalam program revitalisasi pasar tradisional di tahun 2019, di masa kepemimpinan Bupati Faida. Proyek revitalisasi Pasar Balung Kulon memakai pagu anggaran sebesar Rp 7,5 miliar yang melekat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Jember.

Proyek itu ditawarkan melalui lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Jember.

Berita tentang Revitalisasi

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved