Breaking News:

Berita Trenggalek

Dua Desa di Trenggalek Mulai Kekeringan

Memasuki musim kemarau tahun ini, dua desa di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek mulai mengalami kekeringan.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Surya/Aflahul Abidin
Warga di Kabupaten Trenggalek mengambil air di salah satu mata air yang tersisa ketika musim kemarau tiba. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Memasuki musim kemarau tahun ini, dua desa di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek mulai mengalami kekeringan.

Dua desa itu, yakni Desa Banjar dan Besuki. Pemerintah kedua desa sudah mengajukan permintaan distribusi air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek Joko Rusianto mengatakan, tim BPBD telah memantau kondisi sumber air di dua desa itu.

“Sudah kami cek, dan hasilnya memang tak ada air di sana,” kata Joko, Minggu (30/5/2021).

Setelah mengecek sumber air, BPBD Trenggalek mulai mendata jumlah warga yang terdampak kekeringan.
Pendataan ini untuk memprakirakan distribusi air yang harus dikirim ke desa-desa tersebut.

“Rencananya kami mulai mendistribusikan air besok (Senin, 31/5/2021),” ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Rizki DA Mengaku Terpaksa Talak Nadya Mustika, Didesak oleh Pihak Ini, Kembaran Ridho DA: Demi Allah

Rencananya, distribusi akan dilakukan hingga tiga tangki dalam sehari. Teknisnya, mobil tangki yang dikirim ke Panggul akan mendistribusikan air ke titik penampungan.

Tiap desa, ujar Joko, telah menyediakan beberapa titik penampungan yang dimaksud. Warga tinggal mengambil air dari lokasi titik penampungan itu.

“Kami juga sudah mengecek tempat penampungan yang disiapkan warga. Ini agar proses distribusi air bisa efektif dan cepat,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved