Breaking News:

Berita Madura

Target Produksi Garam di Sampang Madura Terus Meningkat di Tengah Semangat Petani yang Kendur

Target produksi garam di Sampang Madura terus meningkat di tengah semangat petani garam yang mengendur. Hal itu karena harga jual garam murah.

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura/Hanggara Pratama
Petani garam di Desa Aeng Sareh Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

Reporter: Hanggara Syahputra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Setiap tahunnya target produksi garam di Kabupaten Sampang, Madura, terus meningkat.

Padahal, di musim panas kali ini semangat petani garam di Kota Bahari dinilai kendur karena harga jual garam murah.

Kabid Perikanan dan Budi Daya Dinas Perikanan Sampang, Moh Mahfud mengatakan, saat ini semangat para petani garam di wilayah kerjanya mulai berkurang untuk memproduksi garam.

Faktornya adalah harga garam tidak stabil, dalam arti harga jual garam tidak sesuai dengan harga produksi, sehingga mengalami kerugian.

"Mungkin karena harga yang tidak layak, membuat semangat petani loyo," ujarnya, Minggu (30/5/2021).

Mengetahui hal itu, dirinya mengaku berusaha untuk meningkatkan semangat para petani untuk memproduksi garam kembali.

Baca juga: Tunggu Penanganan dari BPDB, Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Ambruk di Desa Sogian Sampang

Mengingat target produksi garam tahun ini meningkat dari sebelumnya yakni, sebanyak 295.000 ton.

"Termasuk garam adalah kebutuhan nasional," ucapnya.

Adapun upaya yang akan dilakukan adalah dengan memberikan bantuan hingga melakukan kegiatan integrasi lahan, pembinaan, dan semacamnya.

"Kami juga akan upayakan ke pemerintah pusat agar petambak garam di Sampang diperhatikan," pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data di Dinas Perikanan (Diskan) Sampang, pada 2018 target garam sebesar 275.000 ton dan tercapai 344.000 ton.

Pada 2019 target 285.000 ton tercapai 314.000 ton, kemudian, 2020 target garam sebanyak 290.000 ton, yang tercapai 174.598 ton.

Berita tentang Sampang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved