Breaking News:

Liga Champions

Habiskan 20 Triliun, Pep Guardiola Masih Belum Mampu Akhiri Puasa Gelar Liga Champions

Nasib tragis dialami Pep Guardiola usai gagal membawa Manchester City juara Liga Champions.

Editor: Taufiqur Rohman
TWITTER.COM/OPTAJOE
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melangkah gontai dalam laga final Liga Champions versus Chelsea di Porto, 29 Mei 2021. 

Gagal memberi Si Kuping Besar untuk Bayern, Pep Guardiola hijrah ke Manchester City.

Tantangannya lebih besar karena dia punya misi memoles mental klub dengan tradisi lemah di kompetisi terelite Eropa.

Kendati sempat mengalami kesulitan di musim perdananya, Pep terbukti sanggup memanen gelar untuk Man City.

The Citizens setelah kedatangannya memenangi 10 trofi hanya dalam lima tahun.

Tiga di antaranya adalah gelar Liga Inggris.

Namun, Man City sebatas jadi jagoan di kandang karena semua titel itu diraih di pentas lokal.

City masih belum bertaji di kancah Liga Champions.

Dalam 4 tahun pertamanya, Pep hanya membawa klub melaju sampai babak 16 besar (2017) dan perempat final (2018, 2019, 2020).

Hal ini adalah kemunduran karena sebelum Pep datang, Manuel Pellegrini sanggup finis lebih jauh di semifinal musim 2015-2016.

Peluang Man City mengubah nasib akhirnya terbuka lebar musim ini ketika mereka berhasil mencapai final perdana di Liga Champions.

Halaman
1234
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved