Breaking News:

Berita Surabaya

Keluarga Korban Penganiayaan di Kupang Krajan Surabaya Diperiksa Polisi, Pelakunya Masih Dicari

Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan hingga sebabkan korban berinisial JM yang masih

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Paman bocah korban penganiayaan di Surabaya 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya tengah melakukan penyelidikan atas kasus penganiayaan hingga sebabkan korban berinisial JM yang masih berusia 12 tahun itu luka parah.

Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka di kepala, di dalam kamar kos di jalan Kupang Krajan V-A Surabaya milik WB (36) warga Garut Jawa Barat, Rabu (26/5/2021) siang.

Saat ini, polisi meminta keterangan keluarga korban untuk mendapat petunjuk dan kronologi dugaan penganiayaan tersebut.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui siapa pelaku yang menganiaya korban hingga alami luka parah itu.

"Pihak keluarga sudah datang dan masih kami mintai keterangan," ujarnya saat dihubungi, Senin (31/5/2021) sore.

Sementara itu, beredar beberapa foto terduga pelaku WB di media sosial yang dikaitkan sebagai pelaku penganiayaan terhadap JM.

Baca juga: Bocah SD Kritis Seusai Dianiaya Tetangga Kos, Ditemukan Dalam Kamar Bersimbah Darah, Pelaku Kabur

Meski begitu, Arief masih belum dapat memastikan apakah foto yang beredar itu benar-benar pelaku penganiayaan bocah SD tersebut.

"Belum bisa kami pastikan. Dari keterangan korban ini baru nanti bisa diketahui siapa terduganya,"tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, JM ditemukan tak sadarkan diri bersimbah darah di dalam kamar kos yang dihuni oleh WB, Rabu (26/5/2021) siang.

Sementara WB telah pergi meninggalkan kos bersama dua anak dan istrinya.

Menurut keterangan saksi, JM sempat diajak oleh dua anak WB ke kamar kosnya sebelum akhirnya ditemukan kritis.

Diduga,korban alami luka parah pada bagian kepala usai dipukul menggunakan paving.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved