Breaking News:

Berita Gresik

Tuntut Ganti Rugi, Proyek Pipanisasi SPAM BGS Kembali Dihentikan Warga

Warga di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, menuntut ganti rugi atas proyek pemasangan pipa Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Proyek pemasangan pipa SPAM BGS Gresik dihentikan warga 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, menuntut ganti rugi atas proyek pemasangan pipa Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS). Tak ayal, proyek pipanisasi Perumda Giri Tirta di Jalan Raya Sembayat kembali dihentikan warga.

Khususnya kepada warga RT  08 dan RT 12 yang selama ini belum pernah mendapatkan sosialisasi. Padahal, penanaman pipa itu sudah berlangsung cukup lama. Mereka menutut PT Gemilang Karunia Tama memberikan ganti rugi sebelum proyek kembali dilanjutkan.

Hal ini disampaikan saat beraudensi dengan pihak PT Gemilang di Balai Desa Sembayat, Senin (31/5/2021). Puluhan warga itu menuntut pihak pelaksana untuk memberikan ganti rugi atas dampak proyek tersebut.

Total, ada tujuh tuntutan yang mereka inginkan. Ali Mukhtar, warga setempat mengaku sering mengalami kerusakan akibat pengerjaan proyek tersebut.

Setiap rumah yang menjadi jalur pipa mendapatkan Rp 3 juta. Kedua, dampak terhadap sumur setiap rumah mendapat Rp 1 juta.

"Ini harus dibuatkan sumur baru kalau yang ada rusak lagi," ucapnya.

Baca juga: Polisi Sebut Sopir Pick Up Laka Maut Poncukusumo Malang Jadi Tersangka

Tidak hanya itu, warga juga meminta adanya CSR dari PT Gemilang Karunia Tama berupa tempat sampah dan fasilitas umum (fasum).

"Ganti rugi bangunan yang rusak, pihak pelaksana yang bertanggungjawab. Beberapa bekas galian harus ditutup kembali seperti semua," terangnya.

Hasil perjanjian ini nantinya harus bermaterai. Sebelum tuntutan warga itu terealisasi, proyek dihentikan sementara.

Sementara itu, Humas PT Gemilang Karunia Tama, Nano mengatakan, terkait proyek sudah berhenti sementara. Terkait tuntutan warga, pihaknya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan.

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved