Breaking News:

Berita Surabaya

Pasien Pekerja Migran Indonesia Terus Mengalir, RSLI Tangani Sesuai Prosedur

126 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). Mereka berasal dari Malaysia (96), Singapura (17)

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Febrianto Ramadani
Pasien baru penderita virus corona tengah dilakukan screening oleh Rumah Sakit Lapangan Indrapura Surabaya, Selasa (1/6/2021). 

Reporter : Febrianto Ramadani | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sejak gelombang pertama Pekerja Migran Indonesia (PMI) masuk 28 April hingga 30 Mei 2021, setidaknya sudah 11.350 yang masuk ke Jawa Timur, 126 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirujuk ke Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI). Mereka berasal dari Malaysia (96), Singapura (17), Hongkong (5), Brunei (3), Jepang (3), dan Belanda (2).

Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, menuturkan, pihaknya melakukan penanganan, perawatan, dan isolasi pada pasien PMI. Mereka juga diambil sampel kemudian dikirimkan ke Laboratorium ITD dan Balitbangkes Jakarta Pusat, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sudah 48 sampel yang dikirimkan, dan masih menunggu hasilnya.

"Sedangkan dari sampel yang dikirimkan KKP ke Balitbangkes, hingga kini baru dua sampel yang terkonfirmasi varian baru covid-19 yakni B.117 Strain Inggris dan B.1351 Strain Afrika Selatan," kata dr. Nalendra, Selasa (1/6/2021).

Kedua pasien varian baru tersebut, lanjut Nalendra, sudah dirawat dan dinyatakan sembuh oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien, dan bisa melanjutkan isolasi mandiri di rumah dengan monitoring Dinkes setempat, serta dampingan relawan pendamping pada 20 dan 24 Mei 2021.

Hingga hari ini, melalui monitoring dan assessment yang ketat pada semua pasien, 67 pasien PMI telahKeluar Rumah Sakit. Yaitu 38 laki-laki dan 29 perempuan. Sedangkan yang masih dirawat sejumlah 59 pasien PMI, laki-laki 28, perempuan 31. Sesuai ketentuan Kemenkes, PMI yang positif harus menjalani isolasi dan penyembuhan minimal 14 hari serta konfirmasi 2 kali negatif swab PCR.

Baca juga: Pasca Liburan Idul Fitri, Tingkat Hunian Pasien Lokal RSLI Surabaya Naik 250 persen

"Kriteria ketat ini dimaksudkan sebagai antisipasi agar mereka tidak menjadi faktor penyebaran dari luar negeri ke Indonesia, termasuk potensi varian baru virus corona," terangnya kepada TribunJatim.com.

Dengan jumlah pasien PMI yang masih terus mengalir, diperkirakan gelombang PMI ke Jawa Timur hingga Juli 2021 dan jumlahnya bisa lebih dari 18.000 orang, dr Nalendra mengingatkan untuk tetap waspada, serta melakukan langkah preventif dan antisipatif terhadap varian baru yang mungkin muncul atau terbawa oleh PMI.

"Penanganan pasien PMI juga harus lebih cermat dan termonitor dengan baik, sehingga membantu pemerintah memutus penyebaran covid-19 termasuk varian baru di Indonesia. Malaysia mulai hari ini lockdown hingga tanggal 14 karena penyebaran covid yang meningkat sangat tajam. Kita harus tetap waspada dan mengantisipasi sejak dini jangan sampai kasus di Malaysia terjadi di Indonesia,” tegas dr. Nalendra kepada TribunJatim.com.

berita tentang Rumah sakit Lapangan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved