Breaking News:

Berita Kota Kediri

Pemkot Kediri Gelar Talkshow Skema Alternatif Pembangunan Infrastruktur

Bappeda Kota Kediri menggelar talkshow skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur di Kota Kediri, Senin (31/5/2

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Didik Mashudi)
Kegiatan talkshow skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur di Balai Kota Kediri, Senin (31/5/2021). 

Reporter : Didik Mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bappeda Kota Kediri menggelar talkshow skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dalam penyediaan infrastruktur di Kota Kediri, Senin (31/5/2021).

Talkshow menghadirkan 2 narasumber, yaitu Perencana Ahli Madya pada Direktorat Pengembangan Pendanaan Pembangunan Kementerian PPN/ Bappenas, Novi Indriani dan Kasubbag Pengendalian Admistrasi Pelaksanaan Pembangunan Wilayah 1 Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Jawa Timur, Haryo Bimo.

Talkshow yang digelar di Ruang Joyoboyo, Balai kota Kediri ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Chevy Ning Suyudi.
Dalam sambutannya Chevy menjelaskan talkshow merupakan satu langkah yang sangat bagus.

"Langkah pertama ini, jangan hanya berhenti di sini. Bisa dimulai dari Bappeda dulu dan dilanjut OPD lainnya," ujarnya.

Chevy juga menjelaskan, bahwa saat ini Pemerintah Daerah berinovasi dan mulai menggunakan skema seperti KBPU untuk kemajuan daerah.

"Seperti inovasi Wali Kota Kediri, yang di periode pertama itu harmoni dan sekarang itu harmoni plus. Plusnya itu ditambah kolaborasi dan sinergi dengan stakeholder lain diluar pemda," terangnya

Lebih lanjut chevy menjelaskan bahwa nantinya yang akan berkerja sama adalah sektor privat atau pihak swasta dengan orientasi yang jelas, yaitu provit.

"Ketika kita berhadapan dengan sektor privat, kita harus bisa mengatur satu frekuensi. Supaya kedepannya kerja sama yang terjalin dapat menghasilkan simbiosis mutualisme," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Program kegiatan dikumpul dahulu, kemudian ketika anggaranya kurang carikan solusi. Yang terpenting harus pintar dalam memilih program-program yang prioritas. Jangan lagi dipukul rata, agar hasil bisa bagus 100 persen.

Baca juga: Sesuaikan Kebijakan, Bappeda Nganjuk Gelar Orientasi Perubahan RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved