Breaking News:

Berita Nganjuk

Simpan Sabu dan Seperangkat Alat Hisap di Kosan, Warga Kediri Pasrah Dikeler Polres Nganjuk

Warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. Di kosannya ditemukan narkotika jenis sabu dan alat hisap.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Achmad Amru Muiz
Tersangka pengedar sabu-sabu, MA yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - MA (42) warga Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dirinya diduga menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti satu plastik klip berisi serbuk crystal putih diduga narkotika jenis sabu berat 0,36 gram, satu buah pipet kaca yang masih ada sisa sabu, satu buah plastik kosong, Seperangkat alat hisap sabu, satu buah HP dan sebagainya.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu-sabu tersebut berawal dari diterimanya informasi dari masyarakat akan adanya peredaran sabu-sabu di Desa Kepuh Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk.

"Informasi tersebut dilakukan tindaklanjut dengan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk," kata Supriyanto, Senin (31/5/2021).

Baca juga: 1000 Pil Dobel L Kuli Bangunan Kediri Disita Polisi, Terhimpit Ekonomi, Pelaku Jadi Bandar Narkoba

Dari penyelidikan tersebut, dijelaskan Supriyanto, Satresnarkoba dapat mengetahui peredaran narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh tersangka MA di salah satu rumah kos Desa Kepuh Kecamatan kertosono Kabupaten Nganjuk.

Tim Resmob Polres Nganjuk langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka saat berada di rumah kosnya tersebut.

"Tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar dan pengguna sabu setelah dalam penggeledahan di rumah kosnya tim Resmob Satresnarkoba mendapatkan barang bukti paket sabu, seperangkat alat hisap dan sebagainya," ucap Supriyanto.

Dalam pemeriksaan, menurut Supriyanto, sabu-sabu tersebut merupakan pesanan dari temanya di wilayah Kertosono. Dan sabu-sabu tersebut didapatkan tersangka dari seseorang dari wilayah Kota Surabaya. Saat ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan unit resmob Polres Nganjuk.

"Untuk tersangka pengedar terancam dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka diancam dengan hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Supriyanto.

Berita tentang Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved