Breaking News:

Berita Kota Kediri

Elemen Masyarakat Kediri Raya Hadiri Deklarasi Pembebasan Palestina

Sejumlah elemen masyarakat di Kediri Raya menghadiri deklarasikan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina di Dapur Dhoho, Kota Kediri

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Didik Mashudi)
Elemen masyarakat di Kediri Raya menghadiri deklarasi Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) di Dapur Dhoho, Kota Kediri, Rabu (2/6/2021). 

Reporter : Didik mashudi | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sejumlah elemen masyarakat di Kediri Raya menghadiri deklarasikan Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) di Dapur Dhoho, Kota Kediri, Rabu (2/6/2021).

Kegiatan deklarasi KKIPP diinisiasi oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kediri diikuti sejumlah komunitas, forum pengajian dan ormas yang ada di Kediri Raya.

KKIPP merupakan gerakan civil society dunia untuk mewujudkan kemerdekaan bagi bangsa Palestina dari belenggu penjajahan Israel.
Setelah pernyataan deklarasi seluruh peserta yang hadir ikut membubuhkan tanda tangan dukungan bagi kemerdekaan Palestina.

Fuad Fauzi dari Ketua Relawan ACT Kediri menyebutkan, perjuangan KKIPP menjadi upaya nyata untuk memerdekakan bangsa Palestina.

"Kita mengetahui sejarah bangsa kita dahulu ketika ingin memerdekakan bangsa dibuatlah komite dan panitia. KKIPP merupakan upaya nyata bagi kemerdekaan Palestina," tandasnya kepada TribunJatim.com.

Salah satu kegiatan KKIPP menyalurkan bantuan bagi warga Palestina dari masyarakat Indonesia. Dari hasil donasi kemudian dibelanjakan berupa barang di Palestina.

Baca juga: PUI Kediri Raya Mengutuk Kebiadaban Israel Terhadap Palestina

Laporan penyaluran bantuan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

"Bantuan lebih banyak kami salurkan di Gaza karena kondisinya kritis. Namun di Tepi Barat juga ada kantor cabang," jelasnya.

Sementara isi deklarasikan KKIPP berisi 7 item yang meliputi : Penjajahan Israel atas Palestina harus dihentikan. Israel harus bertanggung jawab atas segala bentuk penderitaan kerugian apapun yang menimpa Palestina.

Selain itu Israel harus menyatakan mohon maaf kepada seluruh warga Palestina dan seluruh umat Islam di dunia.

KKIPP juga menolak Israel sebagai negara yang sah serta menolak solusi 2 negara yang merugikan Palestina.
Palestina adalah negara yang berdaulat penuh dan harus dikembalikan keadaannya seperti sebelum 1948.

KKIPP mengajak seluruh organisasi kemanusiaan dan berbagai elemen civil society dunia untuk bersinergi dan bergerak bersama menghentikan penjajah Israel atas Palestina.

Memberikan kebebasan kepada rakyat Palestina dalam 5 aspek yang meliputi membebaskan dari kelaparan dan kelangkaan pangan
tahu saat Indonesia, membebaskan dari ancaman kematian dan kurangnya fasilitas kesehatan, membebaskan dari ancaman kehilangan pekerjaan dan lahan pertanian, membebaskan untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan membebaskan dari penjajahan.

Berita tentang  Palestina

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved