Breaking News:

Berita Mojokerto

Ratusan Pelaku Usaha di Sektor Pariwisata Mojokerto Jalani Vaksinasi Covid-19

Sebanyak 100 orang pelaku usaha disektor pariwisata Kabupaten Mojokerto mulai menjalani tahap pertama vaksinasi Covid-19.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Doni
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha pariwisata di Hotel PCP Trawas, Rabu (2/6/2021). 

Reporter: Mohammad Romadoni I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebanyak 100 orang pelaku usaha di sektor pariwisata Kabupaten Mojokerto mulai menjalani tahap pertama vaksinasi Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sekaligus skrining terhadap ratusan pelaku usaha tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati bersama Kepala Dinas Kesehatan Sujatmiko dan Kepala Disparpora Amat Susilo, di Hotel PCP Trawas, Rabu (2/6/2021).

Bupati Mojokerto, Ikfina menuturkan vaksinasi pelaku usaha pariwisata dilakukan setelah Nakes dan bersamaan tenaga kependidikan yang menjadi sasaran utama sesuai instruksi untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Sedangkan jumlah penerima vaksinasi Covid-19 ditentukan oleh Pemerintah Pusat sehingga Pemerintah Daerah menentukan dengan skala prioritas.

Terpenting, dia menegaskan agar seluruh tempat wisata tetap mengutamakan penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) meskipun para pelaku disektor pariwisata telah menerima vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi Covid-19 kita laksanakan dengan skala prioritas, kenapa demikian karena kewenangan vaksin adalah dari Pemerintah Pusat dan Pemda hanya menerima drop, untuk selanjutnya kami bertanggungjawab distribusi dan pelaksanaannya," ungkapnya, Rabu (2/6).

Saat ini hanya sebagian pelaku usaha disektor pariwisata menjalani Vaksin Covid-19 sembari menuntaskan vaksinasi seluruh tenaga kependidikan di Kabupaten Mojokerto yang direncanakan rampung sebelum tahun ajaran baru, pada Juli 2021.

“Vaksinasi Covid-19 dari sektor pariwisata masih belum banyak sehingga kita selesaikan dulu tenaga kependidikan, karena kami memikirkan anak-anak harus PTM di tengah Pandemi Covid-19," ucap Ikfina.

Menurut dia, berdasarkan pantauan kasus terkonfirmasi Covid-19 masih dalam kategori aman usai libur lebaran ini. Kendati demikian, masyarakat agar tetap patuh menerapkan Prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Dalam dua minggu terakhir ini kita cukup was-was karena masa tunggu kita untuk menghitung apakah ada lonjakan kasus pasca libur lebaran, kami terus berkoordinasi dan memantau empat titik tempat test PCR yaitu Labkesda, RS Islam Sakinah, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo dan RS Gatoel yang asilnya memang ada tambahan tapi tidak melonjak signifikan,” bebernyam

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan vaksinasi Covid-19 diberikan pada 100 orang terdiri dari 60 anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Mojokerto dan 40 orang lainnya merupakan pelaku usaha pariwisata swasta.

"Vaksinasi tahap pertama disektor pariwisata saat ini kita berikan 100 dulu nantinya akan menyusul yang lain," terangnya.

Dia juga menyampaikan terkait geliat pariwisata dan perkembangan perekonomian selama liburan panjang lebaran dalam situasi Pandemi.

“Situasi pariwisata pasca libur lebara mulai bergeliat dengan tetap penerapan Prokes dan perekonomian juga demikian terutama libur Weekend sudah terlihat," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved