Breaking News:

Berita Surabaya

2 Kali Batal Berangkat Akibat Pandemi, Nenek Surabaya Ceritakan Perjuangan Pilu untuk Naik Haji

Beta Wiludjeng (64), warga Wonokromo, Surabaya ini mengaku kaget mendengar kabar bahwa pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2021 kembali dibatalkan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Beta Wiludjeng calon jemaah haji asal Surabaya yang batal berangkat tahun ini 

Seperti beberapa setel kain berwarna beragam, yang rencananya akan dibagikan pada ibu-ibu jamaah pengajian rutinan di sekitar permukiman tempatnya tinggal, setelah pulang dari menunaikan Ibadah Haji.

Baca juga: Demo Buruh Pabrik New Era Tuntut Gaji 4 Bulan, Ada Tangis Ibu Tunggal 2 Anak: Semoga Dibayar

Termasuk soal persiapan aspek kesehatan. Beta mengaku sudah menjalani semua rangkaian prosedur kesehatan yang diberlakukan pihak KBIH. Mulai dari dua kali disuntik Vaksin Covid-19 merek Sinovac, dan Vaksin Miningitis.

"Jadi kalau mau berangkat, ya tinggal berangkat aja. Administrasi semuanya selesai," ungkapnya seraya melipat kain seragam batik berwarna hijau bermotif fauna itu.

Beta mengaku rencananya menyempurnakan Rukun Islam ke-5 itu muncul sejak tahun 2011. Di tahun itu ia kemudian mendaftarkan diri ke KBIH secara langsung dengan melunasi semua biaya administrasi, perlengkapan dan fasilitas perjalanan. 

Sejatinya, keberangkatan haji yang Beta rencanakan itu hanya untuk dirinya sendiri. Namun, saat satu diantara anaknya, di tahun yang sama, memutuskan mendaftarkan haji. Beta akhirnya dijadwalkan berangkat bersama seorang anaknya, yang kini bermukim di Gresik.

"Ya harapannya kesehatan gitu aja. Ya berharap tahun depan bisa berangkat," katanya.

Beta hanya bisa mengelus dada seraya terus berdoa agar senantiasa diberikan kesehatan, bilamana sewaktu-waktu, pelaksanaan Ibadah Haji kembali dibuka.

Meskipun pembatalan Ibadah Haji ini sudah terjadi untuk yang kedua kali. Beta mengaku, tidak pernah terbesit keinginan dibenaknya sekali pun, untuk meminta kembali biaya perjalanan (refund) Ibadah Haji yang telah dilunasinya, 

Karena baginya, semua ini telah menjadi suratan takdir yang telah digariskan oleh Allah SWT.

"Enggak ada. Enggak ada rencana minta kembalikan uang. Ya bersabar aja, menunggu," pungkasnya.

Kumpulan berita Jatim terkini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved