Breaking News:

Berita Banyuwangi

Bupati Banyuwangi, Ipuk Dapat Surprise dari Pelukis Difabel

Bupati Banyuwangi Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Rabu (2/6/2021), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani

Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendapat kejutan dari seorang pelukis difabel. Ia menyerahkan lukisan wajah bupati perempuan itu yang merupakan hasil karyanya sendiri. 

Reporter : Haorrahman | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Di tengah-tengah aktivitas Bupati Banyuwangi Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Desa Singolatren, Kecamatan Singojuruh, Rabu (2/6/2021), Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendapat kejutan dari seorang pelukis difabel.

Ia menyerahkan lukisan wajah bupati perempuan itu yang merupakan hasil karyanya sendiri.

"Saat saya mendengar ibu mau ke desa kami, saya langsung membuat lukisan ini," kata sang pelukis, Lukman Hakim, sembari menyerahkan lukisan cat minyak bergambar Bupati Ipuk mengenakan pakaian dinas resmi untuk upacara besar.

Lukman mengaku butuh waktu empat hari untuk merampungkan lukisannya tersebut. Tak kurang dari 7 jam ia habiskan di depan kanvas. "Saya lembur. Mulai jam 2 malam sampai jam 9 pagi. Begitu terus selama 4 hari," aku lelaki berusia 29 tahun itu.

Lukman merupakan pelukis difabel yang cukup dikenal. Tak seperti pelukis pada umumnya yang menggunakan tangan, ia justru menggunakan kakinya. Keterbatasan pada tangannya tak membuat bakat seninya surut.

"Sejak kecil saya sudah senang menggambar. Hobi itu saya terus asah secara otodidak," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Fasilitasi Dokumen Ratusan Penghayat Kepercayaan di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Jangan Ada Diskriminasi

Dari hobinya tersebut, Lukman sejak 2013, telah menjadi pelukis profesional. Banyak pesanan yang ia dapatkan. Dari sana kemudian menjadi ladang penghasilannya. Banyak sosok penting yang telah dilukisnya.

Selain Bupati Banyuwangi, ia juga pernah melukis Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah pejabat lain yang pernah berkunjung ke Banyuwangi.

"Beberapa lukisan saya juga disimpan oleh kolektor dan ada juga di hotel-hotel Banyuwangi. Di antaranya ada di Aston," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved