Breaking News:

Berita Surabaya

Kasus Properti Abal-abal di Surabaya, Bakal Dibangun 28 Unit Kost Modern, 2 Tahun Nihil Progres

Penyidikan terhadap Dadang Hidayat (36) direktur uhama PT Indo Tata Graha (ITG) masih terus dilakukan polisi

TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Polisi menunjukkan lokasi properti abal-abal Surabaya Timur yang ditawarkan sebagai Smartkos, namun tidak ada proges dama sekali hingga saat ini. 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidikan terhadap Dadang Hidayat (36) direktur uhama PT Indo Tata Graha (ITG) masih terus dilakukan polisi.

Sampai saat ini, baru ada sebelas orang yang mengaku menjadi korban penipuan bos properti abal-abal itu.

Bukan tidak mungkin, jumlah korbannya akan terus bertambah lantaran tersangka sudah berhasil ditangkap.

Kepada polisi, Dadang mengaku telah memberikan site plan pembangunan properti berupa Smartkost yang ditawarkan tersangka kepada korbannya.

Bangunan vertikal itu rencananya akan dibagun sebanyak 28 unit di atas sebuah lahan di Jalan Mulyosari Surabaya.

Kanit Harda AKP Giadi Nugraha menuturkan, sementara ini masih ada satu dari sebelas korban, yang sudah melapor. 

Dari pengakuan tersangka belum semua unit yang dijanjikan itu laku terjual.

"Pengakuan ini masih kami dalami, karena bisa jadi uang Rp 11 Miliar yang masuk sebagian besar uang muka penjualan," katanya.

Baca juga: Kelahan dan Hipertensi, Plt Bupati H Marhaen Djumadi Jalani Perawatan Kesehatan di RSUD Nganjuk

Giadi mengungkapkan, banyak orang tergiur dengan investasi smartkost yang ditawarkan tersangka ini. 
Tersangka menjanjikan keuntungan hingga Rp 300 juta per tahun. 

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved