Breaking News:

Berita Kediri

Jaring Aspirasi Masyarakat, Bupati Kediri Ngantor di Balai Desa Tulungrejo, Berpindah Setiap Jumat

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengantor di Balai Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri pada Jumat (4/6/2021).

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat mengantor di Kantor Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jumat (5/6/2021) 

Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengantor di Balai Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri pada Jumat (4/6/2021).

Mas Dhito sebutan akrab Hanindhito Himawan Pramana melihat bentuk pelayanan kepada masyarakat di kantor Desa Tulungrejo Kecamatan Pare.

Selain memantau, Mas Dhito juga sempat melayani sejumlah warga yang datang ke Kantor Desa Tulungrejo untuk mengurus KTP dan KK.

Selanjutnya Mas Dhito menyempatkan waktu untuk berdiskusi dengan para perangkat desa yang ada di Desa Tulungrejo.

Ia menyampaikan bahwa kedepan Tulungrejo bisa menjadi percontohan baik Desa lain dalam hal pelayanan publik.

Putra Menseskab Pramono Anung berharap pelayanan yang baik ini bisa terus dipertahankan oleh seluruh perangkat desa di Tulungrejo.

Sementara itu saat diwawancarai dengan awak media, Mas Dhito menyampaikan bahwa dirinya setiap hari Jumat akan selalu mengantor di balai desa yang ada di Kabupaten Kediri

Tujuannya jelas agar mendengar aspirasi masyarakat dari bawah secara langsung. 

"Setiap Jumat Ngopi akan kita pindah ke balai desa, supaya apa saya bisa menangkap persoalan yang ada," ujarnya di Kantor Balai Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Jumat (4/6/2021).

Kemudian Dhito sempat menyampaikan dirinya tadi kedatangan tamu dari Paguyuban Sekertaris Desa se Kecamatan Pare. 

Dimana para Sekdes ini meminta mas Dhito untuk diberikan pendamping dan pelatihan proses penganggaran dan administrasi desa. Sehingga perencanaan kebijakan yang ada di Kabupaten Kediri matang.

"Selama ini proses perencanaan baik tingkat Desa, Kelurahan dan Kecamatan ini tidak singkron. Kita tak ingin hal seperti itu ada di Kabupaten Kediri. Sehingga nantinya tidak akan ada cacat administrasi," ungkapnya.

Hanindhito juga menjelaskan kedatangannya ke Tulungrejo Kecamatan Pare ini juga menyampaikan akan melakukan penataan Kampung Inggris yang ada di Pare, temasuk di Desa Tulungrejo.

"Nanti kita anggarkan 40 Miliar untuk program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh)," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved