Breaking News:

Berita Surabaya

1000 Lansia Asal Sidoarjo Sukses Divaksin, Kadinkes Jatim: Jangan Terlena, Nomer 1 Tetap 5M!

Pelaksanaan percepatan guna mencapai target vaksinasi Covid-19 untuk lansia 100 persen di Jatim terus digeber oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kesehat

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/fikri
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr Herlin Ferliana saat memberikan sambutan pada kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk 1000 lansia. Sabtu (5/6/21) di MPM Learning Center. 

Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pelaksanaan percepatan guna mencapai target vaksinasi Covid-19 untuk lansia 100 persen di Jatim terus digeber oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Kesehatan Jatim.

Terbaru, bertempat di MPM Learning Center progam vaksinasi yang diikuti oleh sebanyak 1000 lansia asal Sidoarjo pun telah terealisasikan hari ini, Sabtu (5/6/21).

Berdasarkan pemantauan Harian Surya (TribunJatim Network) sendiri, ribuan lansia dari sejumlah Kecamatan di Sidoarjo sangat antusias mengikuti pelaksanaan vaksinasi ini.

Misalnya saja, Purwanto, lansia asal Kecamatan Sedati. Pria berusia 62 tahun itu mengatakan dirinya sangat bersuykur akhirnya dapat juga vaksinasi.

"Lega rasanya kalo uda divaksin ini. Akan tetapi, tentunya kedepan, saya juga akan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat karena ini juga kan suntikan (dosis) yang pertama," ungkap Purwanto usai mengikuti pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Dinkes Jatim, Sabtu (5/6/21) di MPM Learning Center Sedati.

Sementara itu, menanggapi banyaknya respon para lansia yang sangat bahagia setelah mendapat vaksin, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr Herlin Ferliana mengungkapkan tentunya pihaknya juga ikut senang.

Kendati demikian, ia berharap para warga Jatim, khususnya lansia jangan sampai terlena.

"Saya harapkan bagi siapapun yang sudah divaksin jangan sampai terlena untuk tidak menerapkan prokes, pasalnya vaksin ini kan fungsinya meningkatkan daya tahan tubuh, kalo virus terus-terusan masuk pun meski sudah divaksin tentunya juga bahaya, oleh karenya wajib selalu terapkan prokes meski sudah divaksin," jelasnya.

dr Herlin menyarankan agar para warga Jatim yang telah divaksin, tidak hanya lansia, untuk menerapkan prokes dengan sistem 5M.

"Makna gerakan 5M protokol kesehatan adalah sebagai pelengkap aksi 3M. yaitu: memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi. Sistem prokes inilah yang penting dan utama untuk diterapkan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved