Breaking News:

Berita Lamongan

Desa Sidodowo Lockdown, Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19 dari Klaster Hajatan Bertambah Jadi 41

Warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang terpapar virus Corona bertambah jadi 24. Diduga penularannya setelah hajatan di Sidoarjo dan Bojonegoro.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Petugas BPBD melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan dan lorong Desa Sidodowo secara merata, Jumat (4/5/2021) 

Sesuai dengan perintah dari ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, lanjut Muslimin, hari ini pihak BPBD langsung melakukan penyemprotan disinfektan di desa Sidodowo.

Intensitas  penyemprotan ini akan ditambah dan dilakukan di setiap rumah warga  di Desa Sidodowo.

"Kami akan melakukan penyemprotan disinfektan ini ke semua rumah yang ada di desa ini, yaitu sebanyak 10 dusun dan karena hari ini belum bisa menuntaskan, maka besok akan kita lanjutkan kembali," ungkap  Muslimin.

Muslimin juga menambahkan, tim satgas bergerak cepat agar mata rantai penyebaran Covd-19 di Desa Sidodowo ini bisa terputus.

Baca juga: Harap Covid-19 Segera Berlalu, Warga Kota Kediri Apresiasi Positif Gelaran Operasi Yustisi Rutin

Untuk langkah lanjutan, Muslimin juga mengungkapkan akan menyiapkan ruang isolasi di Rusunawa Lamongan yang selama ini sudah dipakai untuk melakukan isolasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lamongan. Pemkab Lamongan  menyediakan ruangan di Rusunawa sebagai tempat isolasi.

Nantinya akan  diatur karena di Rusunawa  juga ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga tengah diisolasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penularan Covid-19 terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang diduga terjadi setelah warga mengikuti acara hajatan pengantin. 

Sementara warga juga banyak yang memasang bener dan karton rentang yang bertuliskan sejumlah himbauan dan peringatan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lamongan yang juga Bupati Lamongan Yuhronur Efendi juga telah memerintahkan jajarannya untuk bekerja cepat menangani klaster hajatan Lamongan ini.

"Warga diketahui positif setelah 3 hari acara hajatan pengantin. Ada dua hajatan, di Bojonegoro dan Sidoarjo," kata Kabid Kesmas Dinkes Lamongan, Abdullah Wasian.

Berita tentang virus Corona

Berita tentang Lamongan

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved