Breaking News:

Berita Situbondo

DPR Sosialisikan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran kepada Nelayan di Situbondo

Anggota komisi V DPR RI Dapil tiga, Sumail Abdullah, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Sabtu

Penulis: Izi Hartono | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Izi Hartono
DPR RI sosialisasikan keselamatan dan keamanan pelayaran di Situbondo 

Reporter: Izi Hartono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM.SITUBONDO- Anggota komisi V DPR RI Dapil tiga, Sumail Abdullah, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Sabtu ( 05/06/2021).

Dalam kunjungannya wakil rakyat dari daerah pemilihan tiga didamping tim Direktorat KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan ini, dalam rangka melakukan sosialisai pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran  saat melaut kepada para nelayan di Situbondo.

Selain itu, anggota DPR RI yang didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Situbondo, Jainur Ridho ini juga meninjau pelaksanaaan program padat karya di wilayah KSOP kelas IV Panarukan.

Kepala KSOP Panarukan, Andi Amran mengatakan, dengan adanya sosialisasi ini, tidak lain ingin bersatu dengan masyarakat dan pemerintah untuk membangun.

"Saya berharap kedepannya padat karya dapat melibatkan masyarakat secara luas di pelabuhan Situbondo. Khususnya di Kalbut, sehingga berkembang dengan cepat," kata Andi Amran dalam sambutannya.

Sementara itu, salah seorang dari tim Direktorat KPLP Ditjen Perhubungan Laut Kementrian Perhubungan, Aji Suganda mengatakan, kesatuan penjaga laut dan pantai berfungsi keselamatan dan  keamanan pelayaran yang dilaksanakan oleh Kementrian Perhubungan  memilki tugas dan kewajiban untuk melakukan pengawasan terhadap pemenuhan persyaratan keselamatan dan keamanan yang menyakut angkutan di perairan kepelabuhanan dan lingkungan maritim.

Dikatakan, Indonesia sebagai negara  yang memiliki kepulauan terbesar, namun masih membutuhkan pelayaran rakyat yang mempermudah transportasi yang menguhung antar pulau.

"Meski di pelabuhan rakyat masih banyak kendala, baik itu R UU yang belum memadai dan kapalnya tua," kata Suganda.

Untuk itu, lanjut Suganda, pihak Kementrian Perhubungan memiliki kometmen untuk memodernisasi dan meningkatkan keselamatan dan kemanan pelayaran rakyat dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal dan melakukan refatilisasi dengan harapan pelayaran rakyat semakin maju.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved