Breaking News:

Berita Batu

Pembangunan Pasar Besar Batu Menanti Penetapan DIPA di Kementerian PUPR

Rencana pembangunan Pasar Besar Batu tiba di tahap menanti penetapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Benni Indo/Surya
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bangun Yulianto mengatakan rencana pembangunan Pasar Besar Batu tiba di tahap menanti penetapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Kementerian PUPR. 

Reporter : Benni Indo | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Rencana pembangunan Pasar Besar Batu tiba di tahap menanti penetapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bangun Yulianto.

“Pasar berproses terus. Tidak lama lagi segera ada penetapan DIPA dari Kementerian PUPR. Sekarang penyusunan DIPA di kementerian. Pasar luasnya 4.5 Ha,” ujar Bangun.

Pasar Besar Batu akan dibangun dengan konsep jalan berkeliling. Dikatakan juga oleh Bangun, Detail Engineering Design (DED) Pasar Besar Batu tidak banyak mengalami perubahan. Hanya terdapat penyesuaian-penyesuaian kecil saja dari Kementerian PUPR.

“Lokasi sudah ditetapkan Pak Menteri Basuki, nanti proses penganggarannya di DIPA Kementerian. DED tidak ada perubahan, tapi penyesuaian sesuai dana yang tersedia dan standar teknis yang perlu ditambahkan oleh Kementerian. Dana tetap Rp 200 miliar,” katanya.

Kementerian PUPR juga berencana membangun tempat pengamanan kebakaran di Pasar Besar Batu. Bangun tidak mengetahui pasti seperti apa teknisnya karena dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

“Yang anggarkan Kementerian, semoga nanti ada progres terbaik bulan ini,” paparnya.

Baca juga: Pemkot Batu Imbau Pedagang Beri Tarif Wajar ke Wisatawan: Kami Lakukan Pengawasan dan Pembinaan

Ditanya apakah Pasar Besar Batu bisa dibantun tahun ini, Bangun mengelak memberikan jawaban pasti. Ia menyebut bahwa proyek pembangunan Pasar Besar Batu ada di Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR.

“Kami tidak berwenang mengatakan itu karena anggaran yang memegang pusat. DED sudah jadi, tinggal penetapan anggaran. Lalu pelelangan juga dari pusat,” katanya.

Setelah ada penetapan DIPA, selanjutnya akan dilakukan relokasi pedagang oleh Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kota Batu. Bangun telah bertemu Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko membahas progres pembangunan Pasar Besar Batu.

“Instruksi dari wali kota, koordinasi intens untuk percepatan pembangunan,” terang Bangun kepada TribunJatim.com.

Pembangunan Pasar Besar Batu merupakan salah satu proyek prestisius yang menghabiskan anggaran Rp 200 miliar. Sumbernya digelontorkan dari APBN yang lelang pengerjaannya langsung ditangani Kementerian PUPR. Proyek ini telah dituangkan dalam Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di sejumlah kawasan.

Berita tentang  Pasar besar

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved