Breaking News:

Berita Surabaya

4 Mahasiswa Pembobol Kartu Kredit Ditangkap Polda Jatim, Hasilnya Buat Liburan dengan Pacar

Unit III Ditreskrimsus Polda Jatim membekuk empat terduga pembobol kartu kredit. Keempatnya berstatus mahasiswa ini membobol mata uang kripto dan...

tribunjatim/samir
Polda Jatim amankan empat pelaku pembobol Kartu Kredit 

Reporter: Syamsul Arifin I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Unit III Ditreskrimsus Polda Jatim membekuk empat terduga pembobol kartu kredit. 

Keempatnya berinisial HTS asal Bekasi dan AD asal Cilacap serta RH asal Pasuruan dan RS asal Solo. 

Mereka diketahui juga berstatus mahasiswa. Para pelaku ini membobol mata uang kripto dan bitcoin. 

Adapun HTS sebagai koordinator untuk menampung semua data. 

Mulai dari membeli akun Paxful, mengirimkan data kartu kredit, menjual voucer Indodax, dan menerima akun Venmo

"Tersangka AD sebagai eksekutor yang mengolah berbagai data untuk dijadikan voucer, RH pengumpul data yang dijadikan produk untuk dikonversikan ke uang digital. RS berperan sebagai penyedia akun Paxful," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Senin (7/6/2021). 

Sementara itu,  Wadirreskrimsus Polda Jatim, AKBP Zulham Effendy menyampaikan, keempat pelaku hacker telah menjalankan aksinya selama setahun ini. 

Pelaku yang masih berstatus mahasiswa ini saling bekerja sama untuk mendapatkan keuntungan. 

"Kurang lebih hasil yang diperoleh Rp300 Juta. Uangnya dipakai untuk kepentingan pribadi. Salah satu tersangka ada yang memakai uangnya untuk membelikan hadiah pacarnya dan berlibur," tambah Zulham. 

Data kartu kredit yang dicuri keempat pelaku, lanjut Zulham, kebanyakan milik warga negara asing (WNA). 

Dari penangkapan itu polisi menyita enam buah ponsel berbagai merek, dua laptop dan beberapa akun Facebook. 

Keempat tersangka dijerat Pasal UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika, Pasal 30 ayat 2 Jo Pasal 46 ayat 2 dan Pasal 32 ayat 2 Jo Pasal 48 ayat 2. Serta Pasal 480 KUHP dan Pasal 55 dan 56 KUHP. 

"Kami sudah mendapatkan beberapa nama untuk pengembangan tiga pelaku inisial sudah ada," pungkasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved