Breaking News:

Berita Gresik

Masih ada Narapidana Bawa Handphone di Rutan Kelas II B  Gresik

Warga binaan Rutan Kelas II B Gresik masih ada yang membawa handphone. Alat komunikasi itu ditemukan di blok hunian D.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
Istimewa/ Humas Rutan Gresik
Razia di blok D Rutan Kelas II B Gresik. 

Reporter: Willy Abraham | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga binaan Rutan Kelas II B Gresik masih ada yang membawa handphone. Alat komunikasi itu ditemukan di blok hunian D. 

Penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Ka. KPR, Zulfikar Dyabir didampingi staf pengamanan serta regu penjagaan siang. 

Hal ini untuk menindaklanjuti arahan dari Dirjen Pemasyarakatan tentang deteksi dini di Rutan Kelas IIB Gresik. Petugas melakukan penggeledahan pada blok hunian D 1, D 2, D 3 dan D 4 Atas. 

Adapun dilaksanakannya penggeledahan guna meminimalisir barang  - barang yang dilarang masuk atau lebih tepatnya Zero Halinar (Handphone, Pungli, Narkoba). 

"Hasil yang diperoleh ada sembilan ponsel, botol kaca, charger handphone," ucapnya, Senin (7/6/2021). 

Banyak kabel listrik, kemudian gunting. Mayoritas handphone yang disita petugas merupakan jenis smartphone android. Selama kegiatan penggeledahan berlangsung keadaan aman dan tertib. 

Diketahui, larangan menggunakan alat elektronik berupa handphone diatur dalam  Pasal 4 huruf j Permenkumham 6/2013 yang selengkapnya berbunyi setiap narapidana dilarang memiliki, membawa dan atau menggunakan alat elektronik, seperti laptop atau komputer, kamera, alat perekam, telepon genggam, pager, dan sejenisnya. 

Dengan pengaturan di atas, jelas bahwa setiap Narapidana tidak diperkenankan untuk memiliki, membawa, dan menggunakan telepon genggang (handphone).  

Adapun sanksi yang dapat dijatuhkan terhadap setiap Narapidana yang diketahui memiliki, membawa, dan/atau menggunakan handphone diatur dalam Pasal 10 ayat (3) huruf f Permenkumham 6/2013 yang selengkapnya berbunyi narapidana dan tahanan dijatuhi hukuman Disiplin tingkat berat jika melakukan pelanggaran. 

"Barang bukti langsung kami musnahkan," terangnya. 

Baca juga: Soekarno Gagal Kabur Saat Soeharto Berkuasa, Pengawal Sebut Akibat 1 Hal hingga Pesan untuk Megawati

Disinggung mengenai bagaimana cara barang terlarang itu masuk ke dalam rutan, Zulfikar mengaku masih mendalami. Yang jelas, pihaknya memperketat terkait akses besuk dan lain sebagainya sebagai langkah antisipasi agar tidak terulang kembali. 

Total warga binaan Rutan Kelas II B Gresik sekitar 900 orang. Jumlah itu jauh melebihi jumlah kapasitas Rutan Kelas II B Gresik yang idealnya hanya 200 orang warga binaan. (wil)

Kumpulan berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved