Breaking News:

Berita Madura

Meski Belum Ada Instruktur Khusus, Pelatihan Kerja di Sampang Dipastikan Berjalan Optimal

Meski belum ada instruktur khusus, pelaksanaan pelatihan kerja di Sampang dipastikan tetap berjalan optimal.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/HANGGARA SYAHPUTRA
Ruang pelatihan menjahit di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Syamsul Arifin, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Senin (7/6/2021). 

Reporter: Hanggara Syahputra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) setempat belum memiliki inspektur pelatihan kerja.

Akan tetapi, kegiatan yang dalam waktu dekat ini akan digelar guna meningkatkan tenaga kerja yang berkompeten dan memiliki daya saing tinggi itu diupayakan tetap berjalan optimal.

Kasi Pelatihan dan Produktivitas Bidang Tenaga Kerja DPMPTSP dan Naker Sampang, Ludfi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan keberadaan instruktur khusus yang ditempatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Sampang ke pemerintah daerah.

Bahkan, pengajuannya sudah dilakukan sejak 2014 silam, namun hingga saat ini belum disetujui.

"Tenaga yang diajukan berbasis pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)," ujarnya, Senin (7/6/2021).

Ia menegaskan, meskipun tidak memiliki instruktur khusus, realisasi pelatihan kerja tetap berjalan optimal.

Sebab, pihaknya pengundang instruktur dari pelaku usaha, lembaga serta guru sukwan untuk menyampaikan materi pelatihan.

Baca juga: Disperta KP Sampang Madura Rencanakan Hibah Sapi, Jumlahnya Meningkat dari Tahun 2020

"Jadi pelaksananya tetap berjalan sesuai materi yang ada," ucapnya.

Menurutnya, bila ada instruktur tetap malah lebih efektif mengingat bisa mengontrol hingga melakukan perawatan alat pelatihan.

Sebab, selama ini jika pelatihan sudah selesai dilakukan, alat yang digunakan untuk praktik tidak ada yang mengontrol.

“Maka untuk menjaga dan merawat alat-alat pelatihan kerja perlu ada instruktur tetap,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pelatihan kerja tahun 2021 tahap pertama akan dibuka pada 7 Juni 2021 dengan diikuti oleh 6 paket kejuruan.

Berita tentang Sampang

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved