Breaking News:

Berita Surabaya

Seleksi PPDB Surabaya Jalur Prestasi Dimulai, Puluhan Penghafal Kitab Suci Unjuk Kebolehan

Pemerintah Kota Surabaya memulai seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi, Senin (7/6/2021). Seleksi ini diperuntukkan bagi calon s

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Peserta mengikuti seleksi pada hari pertama pendaftaran untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur penghafal kitab suci di Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, senin (7/6/2021). Seleksi hasil kerjasama Dispendik dan Kemenag ini membagi menjadi beberapa kategori, diantaranya Agama Islam, Katolik dan Budha dengan menggunakan beberapa kreteria. 

Reporter: Bobby Koloway I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memulai seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur prestasi, Senin (7/6/2021).

Seleksi ini diperuntukkan bagi calon siswa berprestasi untuk penghafal kitab suci

Berkerjasama dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, seleksi dipusatkan di Kantor Kemenag Surabaya. Sebanyak 90 calon siswa mengikuti jalannya seleksi yang dibagi selama 3 hari. 

Dalam melaksanakan seleksi, Kemenag menyiapkan 11 juri. Masing-masing agama dijuri oleh 2 orang kecuali Konghucu dengan 1 orang. 

"Kami menerjunkan tim juri yang kompeten dalam menyeleksi. Kami memang memiliki penyuluh semua agama, mulai dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu," kata Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Husnul Maram di Surabaya, Senin (7/6/2021). 

Husnul memantau langsung jalanan seleksi yang masing-masing agama dilakukan secara terpisah. Pada hari pertama, ada 44 orang calon siswa yang mengikuti seleksi. 

Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta. Menurutnya, masing-masing calon siswa memperlihatkan hafalan yang cukup baik. 

"Saya sangat kagum kepada anak-anak kita. Masih SD/Ibtidaiyah tapi sudah menghafal Al-Qur'an dari Juz 1, 2, 3, hingga Juz Amma. Ini luar biasa," katanya. 

"Dari agama lain pun, misalnya Hindu, kami juga dibuat kagum. Bukan sekedar menghafal bacaannya, namun juga dengan bahasa tubuh," katanya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved